ANALISIS POLA KEBISINGAN AKIBAT AKTIVITAS TRANSPORTASI LALU LINTAS UDARA DI KAWASAN BANDARA PATTIMURA - AMBON
Abstract
Kebisingan merupakan salah satu permasalahan lingkungan bagi orang-orang yang berada pada kawasan Bandara Pattimura-Ambon. Penelitian ini membahas tentang nilai kebisingan, peta kontur, dan upaya pengendaliannya. Maksud upaya pengendalian dengan noise barrier alami dan noise barrier buatan adalah mengurangi nilai kebisingan di Kawasan Bandara Pattimura dengan metode yang digunakan yaitu pengumpulan data primer dan sekunder, melakukan analisis kebisingan seperti menghitung nilai kebisingan (Leq) menggunakan Sound Level Meter selama 1 minggu pada 6 titik lokasi. Hasil nilai kebisingan selama 1 minggu degan nilai tertingginya 79,89 dB tidak aman berdasarkan aturan KMLH No.32 2009. Perencanaan noise barrier alami sepanjang area bandara bisa mengurangi kebisingan mencapai 57,51 dan noise barrier buatan setinggi 4 m bisa mengurangi kebisingan mencapai 17,8 dB di kawasan Bandara Pattimura-Ambon.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Kementrian Lingkungan Hidup RI. 1996. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor KEP-48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan. Jakarta
Kementrian Lingkungan Hidup RI. 2009. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor KEP-32/MENLH/11/2009 tentang Baku Tingkat Kebisingan. Jakarta
Satwiko, Prasasto. 2004. Fisika Bangunan Edisi 1. Yogyakarta: Andi.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)