Studi Perencanaan Jalan Pada Ruas Jalan Lamunti-Penda Ketapi (STA. 12+400-23+000) Kecamatan Mantangai Kota Kuala Kapuas Kalimantan Tengah
Abstract
Jalan Lamunti-Penda Ketapi merupakan jalan alternatif yang sering digunakan untuk bepergian menuju Kecamatan Mantang dari Kota Kuala Kapuas begitu juga sebaliknya dikarenakan dengan melalui ruas Jalan Lamunti-Penda Ketapi memberikan efisiensi bagi pengguna jalan baik itu dalam segi waktu, tenaga maupun biaya. Oleh karena itulah dilakukannya perencanaan perkerasan jalan agar mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan yang melaluii ruas Jalan LamuntiPenda Ketapi. Metode yang digunakan dalam penyusunan studi ini adalah dengan Metode Analisa Komponen. Adapun langkah-langkah untuk menentukan Tebal Lapis Struktur Perkerasan Jalan tersebut adalah Jalur Rencana, Umur Rencana (UR), Indeks Permukaan (IP), Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR), Angka Ekivalen (E), Lintas Ekivalen Permulaan (LEP), Lintas Ekivalen Akhir (LEA), Lintas Ekivalen Tengah (LET), Lintas Ekivalen Rencana (LER), Daya Dukung Tanah (DDT), Faktor Regional (FR), dan Indeks Tebal Perkerasan (ITP). Sedangkan untuk analisa drainasenya sendiri dilakukan dengan mengolah data curah hujan dan menganalisa hidrologi dengan tahapan Pengujian Konsistensi, Perhitungan Hujan dengan Metode Poligon Thiessen, Analisa Dengan Metode Log Person Type III, Analisa Uji Frekwensi, Analisa Debit Rancangan dan Dimensi Saluran. Dari hasil perhitungan Tebal Lapis Struktur Perkerasan Jalan Lamunti-Penda Ketapi dengan tebal lapis permukaan 5 cm menggunakan Laston, tebal lapis pondasi atas 20 cm menggunakan batu pecah kelas B, tebal lapis pondasi bawah 52,31 cm menggunakan sirtu kelas A dengan umur rencana 10 tahun. Untuk analisa hidrologi dengan pengolahan data curah hujan dari tiga buah stasiun penakar hujan yaitu Stasiun Pujon, Dadahup dan Stasiun Mandomai sehingga diperoleh nilai untuk luas penampang saluran sebesar 0,8957 m2, keliling aliran air pada salaran sebesar 2,5592 m, kecepatan aliran air dalam saluran sebesar 2,772 m/detik dan kapasitas saluran sebesar 0,0552 m3/detik, dimana saluran yang direncanakan adalah salauran dengan bentuk trapesium.
Kata Kunci : Perencanaan Jalan, Perkerasan Lentur , Drainase JalanFull Text:
70 - 80References
Alamsyah, A,A, Edisi Revisi (2006),Rekayasa Jalan Raya, Penerbit Universitas Muhamadiyah Malang
Direktorat Jendral Bina Marga, (1992), Standart Perencanaan Geometric Untuk Jalan Perkotaan, Penerbit Direktorat Pembina Jalan Kota
Hendarsin, S.L, Cetakan Pertamaa (2000),Perencanaan Tekik Jalan Raya,Penerbit Politeknik Negri Bandung Jurusan Teknik Sipil, Bandung
Suryadharma, H, dan Susanto, B, (1999), Rekayasa Jalan Raya, Penerbit Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Sukirman, S, (1994), Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan, Penerbit Nova Bandung
Sukirman, S, (1994), Perkerasan Lentur Jalan Raya, penerbit Nova Bandung
Suripin, (2003), Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan, Penerbit Andi Yogyakarta
Oglebsy, Clarkson, H, dan Hicks, R, Gary, (1993), Teknik Jalan Raya Edisi Keempat Jilid 1, Penerbit Erlangga Jakarta
Oglebsy, Clarkson, H, dan Hicks, R, Gary, (1996), Teknik Jalan Raya Edisi Keempat Jilid 2, Penerbit Erlangga Jakarta
(Sumber: PPGJR Direktorat Bina Marga: 1992)
(Sumber: PU Bina Marga Kota Kuala Kapuas: 2012)
(sumber: http://library.binus.ac.id)
Refbacks
- There are currently no refbacks.
© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.
Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

