PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEREMPUAN MELALUI PEMBERANTASAN ‘BUTA AKSARA’ GUNA MENUMBUHKEMBANGKAN USAHA KREATIF BERBASIS LITERASI DAN POTENSI LOKAL

Sri Wahyuni, Masyhuri Machfudz,, Moh. Badrih

Abstract


Abstrak: Dua pertiga penduduk buta aksara sekarang ini adalah perempuan. Perempuan buta aksara akan sulit mencari pekerjaan dengan penghasilan yang layak sehingga dapat menyebabkan perempuan itu miskin. Selain itu, perempuan buta aksara rentan terhadap kekerasan, terkucilkan, dan seringkali terpinggirkan dalam proses pengambilan keputusan-keputusan penting. Salah satu usaha yang dilakukan dalam penuntasan keaksaraan adalah dengan melibatkan semua komponen masyarakat termasuk perguruan tinggi, antara lain melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). KKN-PPM keaksaraan ini dilakukan di Desa Ngenep Kabupaten Malang. Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan KKN-PPM keaksaraan ini adalah sebagai berikut. Tahap persiapan dilakukan dengan merumuskan tujuan, penentuan strategi,  penyiapan bahan, pembekalan, dan penyusunan program kerja. Pada tahap pelaksanaan dilakukan kegiatan pengajaran dan pelatihan keaksaraan secara berkelompok, yang melatih warga belajar agar mampu membaca, menulis, dan berhitung. Setelah dilaksanakan pelatihan keaksaraan, selanjutnya warga belajar dapat memanfaatkan kemampuan literasinya tersebut di bidang usaha ekonomi kreatif. Melalui kegiatan ini, warga belajar menjadi lebih berdaya secara ekonomi dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Untuk mendukung keberlanjutan program keaksaraan, melalui kegiatan KKN-PPM ini selanjutnya didirikan “Warung Pustaka†sebagai tempat belajar warga sekaligus tempat berwirausaha.

 

Kata Kunci: pemberdayaan, perempuan, buta aksara, usaha kreatif, literasi, potensi lokal


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik-RI, Susenas. 2017. Indikator Pendidikan 1994-2016, (Online). https://www.bps.go.id/index.php/linkTabelStatis/1525/. Diakses tanggal 6 Agustus 2017.

Bidang Statistik Sosial BPS Provinsi Jawa Timur. 2017. Laporan Eksekutif Pendidikan Provinsi Jawa Timur 2016. Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

Chudari, Ima Ni’mah. 2007. Pemberdayaan Perempuan Melalui Kegiatan Keaksaraan Fungsional. Jurnal Pendidikan Dasar, Nomor: 8 - Oktober 2007.

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. 2015. Pengembangan Desa. Jakarta: Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Hiryanto. 2008. Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan Nonformal. (Online). http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/makalahppm-pemberdayaan-masyarakat-pnf.pdf. Diakses tanggal 8 Feberuari 2016.

Iswarini, Theresia Sri Endras. 2013. Keaksaraan dan Hak Perempuan atas Pendidikan di Indonesia. Jurnal Ultima Humaniora, Maret 2013:76-83.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal. 2015. Desa Mandiri, Desa Membangun. Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Unesco Institute for Statistics, 2017. Literacy Rate Indonesia, Online, diakses tanggal 1 Oktober 2017. http://en.unesco.org/countries/indonesia

Wahyuni, Sri. 2010. Cepat Bisa Baca. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta.

Wiedarti, Pangesti. 2015. Buku Saku Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Depdikbud RI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Inovasi Pendidikan ini terindeks: