PENAMBAHAN MINYAK IKAN LEMURU DALAM PAKAN DAN JUSAFRIKA DALAM AIR MINUM MEMENGARUHI KUALITAS YOLK DAN BOBOT YOLK TELUR PUYUH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penambahan minyak ikan lemuru dalam ransum dan jus daun Afrika (Vernonia amygdalina) ke dalam air minum terhadap kualitas yolk dan bobot yolk telur puyuh dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian dilakukan selama 30 hari menggunakan metode rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan 2 faktor perlakuan, yaitu tingkat minyak ikan lemuru dalam pakan (0%, 1,5%, dan 3%) serta dosis jus daun Afrika dalam air minum (0 mL, 4 mL, dan 6 mL/ekor/hari). Pengujian data dilakukan menggunakan Analisis of Variance (ANOVA) dan ditindaklanjuti dengan analisis pengujian dengan uji Duncan apabila ditemukan perbedaan secara nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi minyak ikan lemuru dan jus daun Afrika berpengaruh signifikan terhadap bobot yolk, warna yolk, dan tinggi yolk telur puyuh. Perlakuan minyak ikan lemuru 3% dan jus daun Afrika 6 mL/ekor/hari menghasilkan bobot dan kualitas yolk terbaik. Namun, perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap diameter dan indeks yolk. Minyak ikan lemuru memegang peranan sumber asam lemak esensial yang mendukung deposisi lipid yolk, sedangkan jus daun Afrika berfungsi sebagai antioksidan alami yang menjaga stabilitas dan struktur yolk telur puyuh.
Kata kunci: Minyak lemuru, Daun Afrika, Kualitas yolk, Bobot yolk, Telur puyuh.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.