PEMBENTUKAN BUDAYA MULTIKULTURAL DI PONDOK PESANTREN DAR UMMAHATIL MUKMININ KOTA BATU

Alfin Muzayin, Fita Mustafida, Moh Muslim

Abstract


Amid growing global diversity, Islamic boarding schools (pesantren) face both the challenge and opportunity to foster multicultural values among students. This study investigates how Pondok Pesantren Dar Ummahatil Mukminin, with its culturally and linguistically diverse student body including international students strategically develops a multicultural environment. The central research questions focus on which multicultural values are instilled and how these values are cultivated in daily practice. Positioned as a transformative educational space, the pesantren leverages diversity as a foundation for building inclusive, tolerant character. Using a qualitative case study approach, data were gathered through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model. The findings highlight the integration of values such as at-ta’aruf (mutual understanding), tasamuh (tolerance), ‘adl (justice), ukhuwah (brotherhood), and ihtirom (respect), embedded through orientation programs, classroom instruction, social interaction, and teacher role modelling particularly by educators with international academic backgrounds. The study reveals that multicultural education at this pesantren is not merely conceptual, but actively embodied, showing that pesantren can serve as holistic and systematic models for shaping tolerant citizens in plural societies.

Full Text:

PDF

References


Adekni, N., & Sentyia, N. (2022). Penerapan Nilai Keadilan dalam Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 55–66.

Albina, M., Hidayat, T., & Aulia, A. (2024). Integrasi Nilai Toleransi dalam Pendidikan Multikultural. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 6(1), 22–30.

Asror, M. (2022). Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Kesadaran Multikultural. Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islam, 9(2), 134–145.

Banks, J. A., & Banks, C. A. M. (2010). Multicultural Education: Issues and Perspectives (7th ed.). New Jersey: John Wiley & Sons.

Fikri, A. (2006). Dakwah dalam Masyarakat Plural: Pendekatan Multikultural. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Fitria, N., & Diantoro, R. (2022a). Pendidikan Multikultural dalam Perspektif Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 177–190.

Fitria, N., & Diantoro, R. (2022b). Dimensi Ukhuwah dalam Pendidikan Islam Multikultural. Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial, 3(1), 89–98.

Global, A., & Kelompok, T. (2024). Pendidikan Nilai-Nilai Sosial dalam Pondok Pesantren. Jakarta: Lembaga Studi Pendidikan Islam.

Indrasuwari, H., & Muharom, A. (2020). Pesantren dan Tantangan Radikalisme: Sebuah Telaah Pendidikan Multikultural. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 5(1), 33–46.

Khoriyah, N., Aini, L. N., & Mahfud, C. (2023). Implementasi Nilai Toleransi dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Keislaman dan Kebhinekaan, 7(2), 102–114.

Meyniar, A., Fikri, R., & Wahyuni, D. (2024). Pendidikan Multikultural Berbasis Karakter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Meyniar Albina, Wildan Sitorus, Azra Munazah Pulungan, and A. Zeni Azima, ‘Integrasi Nilai-Nilai Multikulturalisme Dalam Pendidikan (Suatu Alternatif Menumbuhkan Rasa Persaudaraan & Saling Menghormati)’, Cemara Education and Science, 2.1 (2024), pp. 26–36, doi:10.62145/ces.v2i1.62

Mustafida, R. (2019). Pendidikan Berbasis Pengalaman sebagai Strategi Multikultural di Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam dan Kebudayaan, 4(2), 77–89.

Pokhrel, Sakinah, ‘Thesis Internalisasi Nilai Nilai Multikultural Dalam Pembentukan Relasi Sosial’, Αγαη, 15.1 (2024), pp. 37–48

Rahmatulloh, R., & Nasir, M. (2022). Konsep Ta’aruf dalam Membangun Harmoni Sosial. Jurnal Studi Islam dan Masyarakat, 8(1), 45–60.

Rahman, H., Puspita, A., & Nasution, F. (2023). Ta’aruf sebagai Metode Pendidikan Interkultural. Jurnal Interaksi Sosial dan Budaya, 11(1), 99–110.

Rohdiana, I., Hasan, R., & Mahmud, M. (2023a). Pembentukan Budaya Pesantren melalui Pembiasaan. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 6(2), 51–62.

Rohdiana, I., Hasan, R., & Mahmud, M. (2023b). Keteladanan dan Pembiasaan dalam Pendidikan Akhlak Santri. Jurnal Akhlak dan Pendidikan Islam, 5(1), 72–81.

Sabir, M. (1989). Dasar-Dasar Pendidikan Islam dan Toleransi Sosial. Bandung: CV Pustaka Setia.

Suheri, S., & Nurrahmawati, A. (2018). Revitalisasi Nilai Multikultural di Lingkungan Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 25–36.

Suheri, and Yeni Tri Nurrahmawati, ‘Model Pendidikan Multikultural Di Pondok Pesantren’, Jurnal Pedagogik, 5.1 (2018), pp. 57–72

Yusuf, M. (2023). Character Building Santri di Era Keberagaman. Jurnal Pendidikan dan Budaya Pesantren, 9(1), 60–70.

Yusuf, Moh, ‘Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Karakter Santri Di Pondok Pesantren Buntet’, Tsaqafatuna, 5 (2023), pp. 134–41, doi:10.54213/tsaqafatuna.v5i2.246

Yona, Sri, ‘Penyusunan Studi Kasus’, Jurnal Keperawatan Indonesia; Vol 10, No 2 (2006): September, 2013

Zaprulkhan. (2017). Dakwah Multikultural: Strategi Dialog di Masyarakat Majemuk. Malang: UIN Maliki Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Vicratina terindeks oleh:

 

Jurnal Vicratina is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License