IMPLEMENTASI REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK
Abstract
Motivasi belajar dan kedisiplinan merupakan komponen penting yang harus ada dalam diri peserta didik. Peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor dari dalam maupun dari luar. Proses memunculkan kesadaran dalam diri peserta didik harus disertai dengan pemberian metode yang sesuai dan bertahap. Pada penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Peneliti menggunakan tiga langkah pengumpulan data, yakni dengan mengobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas XI cukup baik, dibuktikan dengan perolehan prestasi yang didapat serta rutin mengisi absensi kehadiran. (2) Bentuk pemberian reward di MA An-Nur Bululawang berupa beasiswa bagi siswa berprestasi dan tahfidz oleh kepala madrasah, guru juga memberikan reward berupa pujian, makanan, penambahan nilai, menampilkan hiburan, dan catatan khusus siswa. (3) Dampak positif pemberian reward siswa yang memiliki kesadaran tinggi menjadi lebih termotivasi dan semangat belajar dan meraih prestasi.
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, S. (1980). Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Rineka Cipta.
Badawi, A. A. (2009). Imbalan dan Hukuman Pengaruhnya bagi Anak. Jakarta: Gema Insani, 6.
Budiya, B. (2021). Manajemen Pengelolaan Kelas Masa Pandemi di SD Ta’miriyah Surabaya. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 50–54.
Creswell, J. W. (2017). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. In Pustaka Belajar (3rd edition).
Ernata, Y. (2017). Analisis Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Pemberian Reward dan Punishment Di SDN Ngaringan 05 Kec. Gandusari Kab. Blitar. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan SD, 5(2), 781–790.
Hamid, R. (2006). Reward dan Punishment Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Ittihad Jurnal Kopertis Wilayah XI Kalimantan, 4(5), 65–77.
Haris, L., Hanif, M., & Hasan, N. (2019). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Kepribadian Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Malang. Vicratina: Jurnal Pendidikan Islam, 4(4), 156.
Majid, A. (2013). Strategi Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya.
Rukin. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sulawesi Selatan: Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia, 6.
Sabri, A. (1999). Ilmu Pendidikan. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, 46–47.
Saepudin, R., & Kurniawan, B. (2022). Dampak Reward dan Punishment terhadap Kedisiplinan Peserta Didik pada Pembelajaran PAI. Manhajuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Pascasarjana STAI Syamsul ’Ulum Gunungpuyuh, 3 (1), 13–14.
Sanjaya, W. (2010). Kurikulum dan pembelajaran, Teori dan praktek Pengembangan Kurikulum KTSP. Jakarta: Kencana.
Slameto. (1991). Belajar dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Bumi Aksara.
Yahya, J., Haq, A., & Hasan, N. (2019). Upaya Guru PAI dalam Memotivasi Belajar Siswa dengan Menggunakan Metode Permainan pada Mata Pelajaran PAI di SMP Islam Ma’arif 02 Malang. Vicratina: Jurnal Pendidikan Islam, 4(4), 162–163.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Vicratina terindeks oleh:
Jurnal Vicratina is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License







