MENGUAK NILAI PENDIDIKAN ISLAM MODERAT DI PESANTREN FEDERASI ANNUQAYAH GULUK-GULUK SUMENEP
Abstract
Abstrak:
Pesantren dalam upayanya mempertahankan keutuhan bangsa terutama dalam bidang agama, hendaknya memilki sikap moderat. Moderasi dalam pendidikan pesantren menjadi harga mati mengingat bangsa Indonesia adalah bangsa yang multikultural. Perbedaaan agama, suku, ras, etnis hendaknya tidak disikapi secara berlebihan tetapi harus disikapi sebagai suatu anugerah dan pemberian dari Allah SWT yang lestarikan. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang moderat harus senantiasa menangkal berbagai paham radikal, liberal, maupun aliran takfiri yang secara masif muncul dan menyerang keutuhan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan memberikan interpretasi terhadap temuan nilai-nilai pendidikan Islam moderat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen terkait, sedangkan analisis datanya menggunakan model analisis interaktif yang di tawarkan Miles and Huberman. Temuan penelitian ini terdiri tiga nilai, yaitu; 1) Integritas spritual yang meliputi nilai Qana’ah dan nilai Andhep Asor (tawadhu’); 2) Integrasi sikap nasionalisme dan religious yang meliputi nilai cinta tanah air, nilai kepekaan sosial, dan nilai kasih sayang; dan 3) Intergitas sosial berbasis kearifan lokal (local wisdom) yang meliputi nilai Acabis (sowan) ke Kyai, nilai kebersamaan dan solidaritas, nilai kesederhanaan santri, nilai Istiqamah (konsisten), nilai silaturrahim, nilai panglatin (khadhim), nilai gotong royong, nilai kebebasan, dan nilai kemandirian santri.
Â
Kata kunci: Integritas spritual, Nasionalisme dan Religius, Sosial berbasis kearifan lokal
Full Text:
PDFReferences
Aini, Ajibah Qurrati, â€Islam Moderat di Pesantren: Sistem Pendidikan, Tantangan, dan Prospeknyaâ€, Edukasia Islamika, Vol. 3, No. 2 (Desember, 2018).
As-Sukandari, I. A., Pembersihan Jiwa, Terj. Abu Jihaduddin Alhanif. Surabaya: Pustaka Pelajar, 2001.
Berg. Bruce L. Qualitative Research Methods for the Social Science. USA: Allyn dan Bacon, 1989.
Budiati dan Atik C, Sosiologi Kontekstual. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 2009.
Elliott, J. C. (2010). Humility: Development and analysis of a scale. University of Tennessee, Knoxville.
Ensklopedi Islam Indonesia. Jakarta: IAIN Ciputat Jakarta, 1982.
Ismail, R., “Konsep Toleransi dalam Psikologi Agama; Tinjauan Kematangan Beragamaâ€, Religi Jurnal Studi Agama-Agama, 8 (10).
Kusnaedi, Filosofi Pemberdayaan Masyrakat Pesisir. .Bandung Humaniora, 2006.
Lindlof. Thomas R., Qualitative Communication Research Methods. USA: SAGE Publications, Inc. 1995.
M. Qurais Shihab, Wawasan Al-Qura. Bandung: Mizan, 1996.
M. Sirajuddin, “The Application of Multicultural Education In Pesantren: A Case Study in the Pesantren Pancasila Bangkuluâ€, International Journal of pesantren Studies, 4 (1). hlm. 39
Mackey, Alison. Second Language Research: Methodology and Design. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc. 2005.
Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006.
Muhaimin, Nuansa Baru Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Grafindo Persada, 2006.
Nagy, Sharlene and Hesse-Biber. Mixed Methods Research: Merging Theory with Practice. (New York: The Guilford Press, 2010).
Nasih Ulwan, Abdullah, 1996. Pendidikan Anak dalam Islam: Pendidikan Sosial Anak, Bandung: Remaja Rosda Karya.
Rofiq, Ach. â€Living Aswaja sebagai Model Penguatan Pendidikan Anti Radikalisme di Pesantrenâ€, Tarbawi, Vol. 16, No. 1 (Januari-Juni, 2019).
Sihab, M. Quraisy, 2000. Membumikan al-Quran, Bandung: Mizan. 2000
Silvermen. David. Interpreting Qualitative Data: Methods for Analyzing Talk, Text, and Interaction. Great Britain: the Crowell Press, ltd, 1995.
Ulwan, Abdullah Nasih. Pendidikan Anak dalam Islam: Pendidikan Sosial Anak. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1996.
Yunahar Ilyas, Kuliah Akhlak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2007,
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Turatsuna : Jurnal Keislaman dan Pendidikan