INTERNALISASI NILAI-NILAI MULTIKULTURAL MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DI SEKOLAH (STUDI KASUS DI SMAN 1 GRATI KABUPATEN PASURUAN)
Abstract
Intoleransi berawal dari minimnya pemahaman tentang agama dan minimnya kesadaran tentang perbedaan. Peserta didik di sekolah tingkat lanjutan relatif mudah dipengaruhi oleh lingkungan dan menjadi target potensial perekrutan oleh kelompok radikalisme yang mengatasnamankan agama. Lingkungan sekolah yang ditanamkan nilai-nilai multikultural akan memberikan warna bagi peserta didik yang berkarakter religius, tasamuh dan tawasuth. Peneltian dilakukan pada Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, serta peserta didik. Hasil penelitian ditemukan bahwa : nilai-nilai yang dijadikan dasar kegiatan keagamaan di SMAN 1 Grati, yakni nilai-nilai religius, menanamkan sikap tasamuh (toleransi) dan menanamkan sikap tawasuth (moderat) melalui proses pemberian pengetahuan tentang moral, proses menumbuhkan kesadaran moral dan proses melatih melakukan kebiasaan baik dalam menanamkan nilai-nilai multikultural melalui kegiatan keagamaan di SMAN 1 Grati. Kegiatan keagamaan yang diteliti adalah kegiatan tilawatul Qur’an, kegiatan Jum’at legi, buletin Islami dan peringatan hari besar Islam.
Full Text:
PDFReferences
- Abdul Mujib, Muhaimin, 2002. Pendidikan Pemikiran Islam. Bandung: Trigenda Karya
- Adisusilo, Sutarjo, 2013. Pembelajaran Nilai Karakter. Jakarta: Raja Grafindo
- Ahmadi, Rulam. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta. Ar-Ruzz Media.
- Arif, Mahmud. Pendidikan Islam Inklusif-Multikultural. Yogyakarta: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Volume I. Nomor I. Juni. 2012.
- Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek jakarta: Rineka Cipta.
- Ghony D. dan al-Manshur.F. 2014. Metodologi Peneltian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
- Hasan, Muhammad Tholchah, dkk. 2009. Metode Penelitian Kualitatif: Tinjauan Teoritis dan Praktis. (Bakri, Masykuri, Ed). Malang: Lembaga Penelitian Universitas Islam Malang: Visipress Media.
- Hasan, Muhammad Tholchah, 2016. Pendidikan Multikultural. Malang: Lembaga Penerbitan Unisma Malang: Visipress Media.
- Hancock-Dawnson and Algozzine, Bob. 2006. Doing Case Study Research. New York: Teachers College Prest
- KBBI, 2007. Jakarta : Balai Pustaka
- Lubis, Mawardi, 2009. Evaluasi Pendidikan Nilai. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
- Majid, Abdul. 2012. Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung:Remaja Rosdakarya.
- Mahfud, Choirul. 2010. Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Mardiatmadja, 1986. Tantangan Dunia Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.
- Marzuki. Metodologi Riset. Yogyakarta : BPFE – UII. 2000.
- Moeleong, Lexi J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2002.
- Nasution. 2003. Etnografi Desain Penelitian Kualitatif dan Manajemen. Bandung: Tarsito Agung.
- Nata, Abudin, 1997. Akhlaq Tasawuf. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
- Nawawi, Hadari dan Martini. 1991. Metodologi Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
- Nursalam, Toha, 1996. Psikologi Perpustakaan. Jakarta: Bina Rupa Aksara.
- Sahlan, Asmaun, 2010. Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah. Malang: UIN-Maliki Press.
- Sholeh, Asrorun Niam, Reorientasi Pendidikan Islam. Jakarta: Elsas
- Sugiyono. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
- Sulaiman, 1992. Struktur Sosial dan Nilai Budaya Masyarakat Pedesaan. Yoyakarta: APD
- Sulalah, 2011. Pendidikan Multikultural. Malang : UIN-Maliki Press.
- Tafsir, Ahmad, 2004. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam. Bandung: Rosda Karya.
- Yusri FM, Muhamad, 2008. Prinsip Pendidikan Multikulturalisme Dalam Ajaran Agama-agama Di Indonesia.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Turatsuna : Jurnal Keislaman dan Pendidikan