KELAS BERSAMA DALAM MEWUJUDKAN NILAI-NILAI MODERASI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI BUDAYA SEKOLAH MULTIKULTURAL

Firmansyah Firmansyah

Abstract


Sekolah Menengah Atas Sultan Iskandar Muda kota Medan di bawah naungan Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda yang terletak di jalan Tengku Amir Hamzah Pekan I Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kotamadya Medan. Sekolah SMA Sultan Iskandar Muda memiliki keunikan tersendiri seperti 1) Religion: agama yang diakui oleh pemerintah seperti Islam, Kristen, Budha, dan Hindu ada di sekolah ini, selanjutnya Masjid, Gereja, Pura, serta Kuil dibangun secara permanen di sekolah ini. 2) Culture: kemajemukan bahasa, tradisi, nilai, keyakinan, mitos, norma, dan berbagai suku seperti suku Batak, Jawa, Tionghoa, Tamil, Mandailing, Melayu, Karo, Aceh, Padang, Nias, Sunda, Banten Palembang, Ambon dan Pakistan ada di sekolah ini. 3) Economic: warga sekolah SMA Sultan Iskandar Muda memiliki berbagai tingkatan status sosial ekonomi, seperti anak asuh atau anak kurang mampu, anak orang mampu dan donatur. Penelitian ini bertujuan pertama: mendeskripsikan nilai-nilai moderasi pendidikan Islam melalui budaya sekolah multicultural. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan etnografi realis Crasswell. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah kelas bersama mewujudkan nilai-nilai moderasi pendidikan Islam melalui budaya sekolah multikultural di SMA Sultan Iskandar Muda yang pertama nilai terbuka, kedua nilai dialog, ketiga toleransi dan keempat tidak ekstrim dalam beragama.

Kata Kunci: toleransi, dialog, terbuka dan tidak ekstrim dalam beragama


Full Text:

PDF

References


Binford, L. 1968 Post-Pleistocene Adaptations. Dalam New Perspective in Archaelogy. ed. L.R. Binford dan S.R. Binford. 313^2. Chicago: Aldine

Cresswell, Jhon W. 2012. Eduactional Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. New Jersey: Person Education, Inc.

Darlis, Mengusung Moderasi Islam di Tengah Masyarakat Multikultural, Jurnal Rausyan Fikr, Vol.13 No. 2 Desember, 2017.

Geertz, C. 1973 The Interpretation of Culture. New York: Basic Books.

Goodenough, W.H.1961 Comment on Cultural Evolution. Daedalus 90: 521-28.

Harris, M. 1964 The Nature of Cultural Things. New York: Random House.

Kinloch, Graham C. Sociological Theory:Develop-ment and Major Paradigm (Bandung: Pustaka Setia, 2005)

Mas’ud, A. Strategi Moderasi Antarumat Beragama. (Jakarta: Kompas, 2018).

Parekh, Bikhu, Rethinking Multiculturalism; Cultural Diversity and Political Theory (New York: Palgrave Macmillan, 2005).

Parekh, Bikhu, Rethinking Multiculturalism; Cultural Diversity and Political Theory (New York: Palgrave Macmillan, 2005).

Rahardjo, M. Dawam, Ensiklopedia al-Qur’an: Tafsir Sosial berdasarkan Konsep-konsep Kunci (Jakarta: Paramadina, 1996)

Shihab, A. Islam Inklusif, (Bandung: Mizan, 1999)

Shihab, M. Q. Wasathiyyah : Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. (Tangerang Selatan: Lentera Hati, 2019)

-------------------, Wawasan Al-Qur’an, (Bandung: Mizan, 1996)

Sirajuddin, M. The Application of Multicultural Education in Pesantren: (A Case Study in the Pesantren Pancasila Bengkulu), Journal of Pesantren Studies, 2010, 4 (1)

al-Qardhawi, Fiqih Maqashid Syariah, Moderasi Islam antara Tekstual dan Aliran Liberal, (Jakarta: Pustaka al-Kausar, 2014)

Wach, Joachim, The Comparative Study of Religion (New York: Colombia University Press, 1958).

Wawancara

dr. Sofyan Tan, Ketua Pembina Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda Kota Moedan

Edy J. Sihombing,M.Pd, Kepala Sekolah SMA Sultan Iskandar Muda Kota Medan

Yohani Fitri, M.Hum, Wakil kepala Sekolah SMA Sultan Iskandar Muda kota Medan

Agus Rizal, M.Pd.I Guru Pendidikan Agama Islam


Refbacks

  • There are currently no refbacks.