Analisis Usahatani Konjac Di Desa Blentreng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur

Siti Nur Atijah, Masyhuri Machfudz, M Noerhadi Sudjoni

Abstract


Dusun Blentreng adalah sebuah dusun dalam desa Ngembat yang masuk wilayah kecamatan Gondang kabupaten Mojokerto. Dengan jumlah penduduk total kecamatan Gondang adalah kurang lebih meningkat sekitar 50.000 jiwa dari data awal 43.930 jiwa (Data Statistik Pemkab Mojokerto, 2017). Dusun Blentreng merupakan dusun sentra penghasil konjac sejak tanaman ini ramai dan nilai jual tinggi (Perhutani, 2019). Pemilihan tempat dilakukan peneliti secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan Desa Blentreng Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu daerah produksi terbesar komoditas konjac di Jawa Timur setelah Kabupaten Madiun. Sedangkan waktu penelitian dilakukan pada bulan Juli 2019 dan selama waktu tersebut digunakan mencari dan memperoleh informasi data dari para responden. Diduga usahatani konjac di Desa Blentreng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto sudah efisien. Diduga BEP Unit dan BEP Harga usahatani konjac sudah seimbang. Hasil penelititan membuktikan bahwa, nilai efisiensi usahatani konjac sebesar angka 1,81, maka Usahatani dikatakan layak untuk dijalankan. BEP harga usahatani konjac di dusun Blentreng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto adalah sebesar Rp 4.417/kg, dengan harga jual Rp. 8.000/kg. Sedangkan BEP unit usahatani konjac di dusun Blentreng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto adalah 1.910kg, dengan produksi rata-rata sebesar 3.460 kg/luasan.

Kata Kunci: Analisis Usahatani, Konjac.

Full Text:

PDF

References


Arman Hakim Nasution, 2008. “Perencanaan dan Pengendalian Produksi†Yogykarta : Graha Ilmu

Badan Litbang Pertanian. 2006. Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Unggas. Badan Litbang Pertanian. Jakarta: Departemen Pertanian

Badan Pusat Statistik, 2017. Jawa Timur Dalam Angka 2017. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. Surabaya.

Badan Pusat Statistik, 2013-2017. Kabupaten Probolinggo Dalam Angka 2014-2018. Badan Pusat Statistik Kabupaten Probolinggo

Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan. (2015). Persebaran Tanaman Bunga Potong di Kabupaten Bandung.

Hidayat, dkk.(2006). Mikrobiologi Industri, Yogykarta: C.V Andi Offset.

Hernanto F. 1995. Ilmu Usahatani. Penerbit Penebar Swadaya. Jakarta.

Lingga, P. 1984. Pertanaman Ubi-ubian. Penebar Swadaya. Jakarta.

Nazaruddin, 2003. Budidaya dan Pengantar Panen Sayuran Dataran Rendah.

Penebar Swadaya. Jakarta. 142 hal.

Pitojo, S. 2005. Benih Tomat. Kanisius. Yogyakarta. 98 p.

Philip Kotler. 1997, Manajemen Pemasaran. Edisi Bahasa Indonesia jilid satu. Jakarta: Prentice Hall.

Rukmana, 2002. Bertanam Petsai dan Sawi. Kanisius, Yogyakarta.

Rahayu, Estu & Berlian, Nur. 2006. Bawang Merah, Penebar Swadaya. Jakarta.

Sumadi Suryabrata, 2003. Metode Penelitian. Jakarta: Rajawali.

Sartono, 2009. Bawang Merah, Bawang Putih, Bawang Bombay. Intimedia.

Suratiyah, Ken. 2015. Ilmu Usahatani. Edisi Revisi. Penebar Swadaya. Jakarta Timur.

Shinta, Agustina. 2011. Ilmu Usahatani. Universitas Brawijaya Press, Malang.

Soekartawi, 2006. Agribisnis Teori dan Aplikasi, Rajawali Press. Jakarta.

Soekartawi, Soeharjo A, Dillon JL, Hardaker JB. 1986. Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil. UI-Press. Jakarta.

Soeharjo, A dan Dahlan Patong. 1973. Sendi-Sendi Pokok Ilmu Usahatani. Departemen Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Suratiyah K. 2006. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Tim Bina Karya Tani. 2008. Pedoman Bertanam Bawang Merah. Yuna Wdya, Bandung, hal. 120.

Wibowo, S. 2005. Budi Daya Bawang Merah dan Bombay. Jakarta : Penebar Swadaya hal: 17-23.

Widayanti. 2008. Analisis Pendapatan Usahatani dan Pemasaran Ubi Jalar Di Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. [skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Wiyanto. 2009. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Karet Perkebunan Rakyat (Kasus Perkebunan Rakyat di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung). [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Zuraida, N. dan Supriati, Y. 2001. Usahatani Ubi Jalar Sebagai Bahan Pangan Alternatif dan Diversifikasi Sumber Karbohidrat. Buletin Agrobio 4(1): 13-23. Balai Penelitian Bioteknologi, Bogor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Siti Nur Atijah



Supported by:

Â