Implementasi Budaya Literasi di Sekolah Dasar Melalui Optimalisasi Perpustakaan: Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri di Surabaya

Layli Hidayah

Abstract


Sejak mendeklarasikan sebagai Kota Literasi, Pemerintah Kota Surabaya terus menggenjot program gerakan literasi secara terstruktur di elemen masyarakat mulai dunia pendidkan hingga masyarakat awam di level rukun warga (RW). Salah satu kebijakan yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya adalah pemberlakuan kurikulum wajib baca (KWB) di sekolah dasar di seluruh wilayah Surabaya serta optimalisasi perpustakaan sebagai sarana sentral guna mendukung gerakan literasi sekolah (GLS). Studi kasus ini melibatkan pengelola sekolah sebagai pengampu kebijakan, pengelola perpustakaan, siswa, hingga masyarakat sekitar sebagai upaya mengaktualisasi implementasi gerakan literasi sekolah melalui optimalisasi perpustakaan di sekolah dasar. Hasil dari studi ini menjadi landasan pengelola sekolah dasar guna mengoptimalkan gerakan literasi sekolah dasar, khususnya dengan mengoptimalkan fungsi perpustakaan sekolah dan swadaya masyarakat.

Full Text:

PDF

References


Dinas Pendidikan Surabaya. 2015. Peringati Hardiknas 2014 dengan Deklarasi Surabaya Kota Literasi.

Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah. 2016. Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah. 2016. Buku Saku Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah. 2016. Panduan Gerakan Literasi Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Gross, M. 2001. Imposed information seeking in public libraries and school library media centres: a common behaviour?. Information Research, 6(2).

Krashen, S. 2004. Free Voluntary reading: New Research, Applications, and Controversies. Paper presented at the RELC Conference, Singapore April, 2004.

Maleong, L.J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mendikbud Republik Indonesia. 2015. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

OECD. 2016. Programme for International Students Achievement: Country Note Indonesia, the Results of PISA 2015.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

UNESCO. 2003. Literacy, a UNESCO Perspective. New York: United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization.

UNESCO. 2003. Prague Declaration: Towards an Information Literate Society. Prague: United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization.

World Economic Forum. 2015. The skills needed in the 21st century. https://widgets.weforum.org/nve-2015/chapter1.html [diakses pada 1 Agustus 2017]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan) terindek oleh:

                    

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.