ANALISIS AGROINDUSTRI JAMU TRADISIONAL (Studi Kasus Pada Sinom “Mbak Rakes” Di Desa Wandanpuro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang)
Abstract
Sektor pertanian memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia, tidak hanya sebagai penyedia pangan tetapi juga sebagai sumber bahan baku agroindustri yang mampu meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat pedesaan. Salah satu agroindustri yang berkembang adalah jamu tradisional, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Agroindustri Sinom “Mbak Rakes” di Desa Wandanpuro, Kabupaten Malang, merupakan usaha rumah tangga yang memiliki potensi pengembangan, namun belum dianalisis secara komprehensif dari aspek nilai tambah, kelayakan usaha, dan saluran pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah, kelayakan usaha serta mendeskripsikan saluran pemasaran yang digunakan dalam mendistribusikan produk kepada konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan mix method (kualitatif dan kuantitatif). Analisis kualitatif digunakan untuk mengkaji saluran pemasaran, sedangkan analisis kuantitatif digunakan untuk menghitung nilai tambah (metode Hayami), biaya, penerimaan, keuntungan, dan kelayakan usaha menggunakan R/C ratio. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive, dengan responden utama pemilik usaha sebagai key informant. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan 3 kg daun sinom menghasilkan 25 kardus jamu (24 cup/kardus) dengan faktor konversi 8,33 dan kebutuhan tenaga kerja 0,67 HOK/kg. Nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp101.466,40/kg dengan rasio nilai tambah 40,6% yang termasuk kategori tinggi. Imbalan tenaga kerja sebesar 39,42% dari nilai tambah, sedangkan keuntungan pemilik usaha sebesar Rp61.466,40/kg atau 24,59%. Total penerimaan per proses produksi sebesar Rp750.000 dengan total biaya Rp585.010,35 sehingga diperoleh keuntungan Rp164.989,65 dan R/C ratio 1,28, yang berarti usaha layak dan menguntungkan. Pemasaran dilakukan melalui dua saluran, yaitu saluran langsung (produsen–konsumen) dan saluran tidak langsung (produsen–pengecer–konsumen).
Kata Kunci: Nilai Tambah; Kelayakan Usaha; Jamu Sinom
Full Text:
PDFReferences
Hayami, Y., Kawagoe, T., Morooka, Y., & Siregar, M. (1987). Agricultural Marketing and Processing in Upland Java A Perspective From A Sunda Village. CGPRT Centre.
Hubeis, M. (1997). Menuju Industri Kecil Profesional Di Era Globalisasi Melalui Pemberdayaan Manajemen Industri [Orasi Ilmiah]. Institut Pertanian Bogor.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Pretice Hall.
Masyhuri. (2007). Ekonomi Mikro. UIN Maliki Press.
Amilia, A. N., Debomar, C., Mardiana, E., Sari, E. L., Fitri, F., Hasanah, H., Nisa, L. K., Fiqriah, N. C., Sari, N., Lestari, S. I., Nazelilla, T., Paradhea, V. R., Syarifuddin, W., Luthfi, M., Damis, N. L., & Mochtar, C. F. (2024). Edukasi Pembuatan Jamu Saintifikasi Sebagai Alternatif Pengobatan Pada Masyarakat Kelurahan Mesjid Kota Samarinda. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 2209–2220. https://doi.org/10.31949/jb.v5i3.8928
Anggraini Pohan, A. (2025). Analisis Nilai Tambah Produk Olahan Hasil Pertanian Lokal. Circle Archive, 1(7).
Hastuari, F. A., Sufanniyah, A., Dewi, A. R., Maghfiroh, E. F., & Prajoko, S. (2023). Konservasi Tanaman Obat Keluarga Unggulan Sebagai Bahan Jamu Tradisional. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 58–67. https://doi.org/10.46843/jmp.v2i2.286
Hidayat, A. F., & Abdul Muttalib, S. (2020). Analisis Nilai Tambah Produk Agroindustri Tempe Di Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 8(2), 230–235.
Nugroho, A. Y., & Mas’ud, A. A. (2021). Proyeksi Bep, Rc Ratio Dan R/L Ratio Terhadap Kelayakan Usaha (Studi Kasus Pada Usaha Taoge Di Desa Wonoagung Tirtoyudo Kabupaten Malang). Journal Koperasi Dan Manajemen, 1(2), 27–37. http://journal.stiekop.ac.id/index.php/komastie
Nuzuliyah, L. (2018). Analisis Nilai Tambah Produk Olahan Tanaman Rimpang Added Value Analysis of Rhizome Product. Jurnal Teknologi Dan Manajemen Agroindustri, 7, 31–38. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2018.007.01.4
Oryzanti, P., Rustiadi, E., Eriyatno, E., & Rochman, N. T. (2019). Economic Development of Mangosteen Agro-Industry Based on Sustainability. JEJAK, 12(1), 33–53. https://doi.org/10.15294/jejak.v12i1.17677
Sihite, M., Hsb, A. M., Syahputra, R., Raihan Amri, M., Alwi, R., & Sakuntala, D. (2025). Peran Sektror Pertanian dan Distribusi Pendapatan di Indonesia : Analisis Model Faktor Spesifik Ricandian. Jurnal Media Akademik, 3(1), 3031–5220. https://doi.org/10.62281
Susilowati, D., & Asmaniyah Mardiyani, S. (2021). Peranan Umkm Agribisnis Komoditi Apel Melalui Hilirisasi Pertanian Dalam Pemulihan Perekonomian Di Kota Batu. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 5, 1262–1269. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.04.27
Triana Hutapea, S., Atmina Damanik, D., Zul Apandi, M., Okto Posmaida Damanik, E., Manajemen, P., & Ekonomi, F. (2024). Analisis Biaya Variabel Dan Biaya Tetap Terhadap Penentuan Penjualan Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) di Ucok Kopi. EKOMA : Jurnal Ekonomi, 3(5).
Yulia Pratiwi, Mera Putri Pratitis, Wildayanti Wildayanti, Aprillia Puspitasari Tunggadewi, Annis Rahmawaty, Luthfiana Nurulin Nafi’ah, & Gunawan Firmansyah. (2024). Pengenalan Budaya Minum Jamu “BUMIMU” sebagai Penerapan Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu (GERNAS BUDE JAMU) di SLB Purwosari Kudus. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 48–54. https://doi.org/10.56910/sewagati.v3i2.1470
Imran, S., Indriani, R., Nurdin, Rauf, A., Bakari, Y., Adam, E., Moonti, A., Maspekke, P., & Mustafa, R. (2021). Kajian-Nilai-Tambah-Produk-dan-Skema-Peluang-Pasar-dalam-Program-READSI.
LIP, H. (2025, November 7). Sektor Pertanian Sumbang 14,35 Persen PDB Nasional, Tetap Jadi Penggerak Utama Ekonomi Indonesia. Direktorat Jendral Lahan Dan Irigasi Pertanian, Kementrian Pertanian. https://lahanirigasi.pertanian.go.id/berita/sektor-pertanian-sumbang-1435-persen-pdb-nasional-tetap-jadi-penggerak-utama-ekonomi-indonesia#
Refbacks
- There are currently no refbacks.
JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)Â terindek oleh:
Â
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
.jpg)
.jpg)
_-_Copy.jpg)
.jpg)
_-_Copy1.jpg)








