STRATEGI PEMASARAN PRODUK KERIPIK TALAS (STUDI KASUS: UMKM MENTARI-KOE)
Abstract
Taro chips are a flagship product of MSME Mentari-Koe in Ngantang District, Malang Regency, with significant potential in the local food-based snack industry. This study aims to formulate an effective marketing strategy to enhance competitiveness and business sustainability. A descriptive quantitative method with a case study approach was used. Data were collected through interviews and questionnaires with 80 respondents, then analyzed using SWOT, IFAS–EFAS matrices, and mapped using the IE and SPACE matrices. The marketing evaluation utilized the 7P Marketing Mix, which includes product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. The SWOT analysis revealed strengths in product quality, affordable pricing, and service; weaknesses in limited product variety, underdeveloped digital promotion, and unstrategic location; opportunities in healthy food trends, halal certification, and digital payment systems; and threats from digital-savvy competitors and raw material fluctuations. The IE matrix places the business in quadrant I (Grow and Build), while the SPACE matrix shows a strategic score of X = 0.89 and Y = 0.1, indicating an aggressive strategic position. Therefore, the recommended strategies include market penetration via digital promotion and enhanced distribution, market expansion to new segments and regions, and product diversification through new flavors and flexible packaging. This study is expected to be a strategic reference for local food-based MSME in developing adaptive marketing plans.
Keywords: Taro Chips; UMKM; Marketing Mix; Marketing Strategy; SPACE; SWOT
ABSTRAK
Keripik talas merupakan produk unggulan UMKM Mentari-Koe di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, yang memiliki potensi besar dalam industri makanan ringan berbasis lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran yang tepat guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner kepada 80 responden, kemudian dianalisis dengan pendekatan SWOT melalui Matriks IFAS dan EFAS, serta pemetaan strategi menggunakan Matriks IE dan SPACE. Evaluasi pemasaran dilakukan melalui analisis Bauran Pemasaran 7P yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa UMKM memiliki kekuatan dalam kualitas produk, harga bersaing, dan pelayanan; kelemahan pada variasi produk, promosi digital, dan lokasi usaha; peluang dalam tren makanan sehat, sertifikasi halal, dan digitalisasi pembayaran; serta ancaman dari pesaing digital dan fluktuasi bahan baku. Berdasarkan Matriks IE, UMKM berada di kuadran I (Grow and Build), dan pada Matriks SPACE memiliki nilai X = 0,89 dan Y = 0,1, yang menunjukkan posisi strategi agresif. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan mencakup penetrasi pasar melalui promosi digital dan distribusi aktif, ekspansi pasar ke segmen dan wilayah baru, diversifikasi produk, serta pengembangan rasa dan ukuran kemasan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan strategis dalam pengembangan pemasaran UMKM berbasis pangan lokal.
Kata Kunci: Keripik Talas; UMKM; Bauran pemasaran; Strategi Pemasaran; SPACE; SWOT
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ben-Abdallah, R., Shamout, M. D., & Alshurideh, M. (2022). Business development strategy model using EFE, IFE and IE analysis in a high-tech company: An empirical study. Academy of Strategic Management Journal, 21(2S), 1–9. https://www.abacademies.org/articles/business-development-strategy-model-using-efe-ife-and-ie-analysis-in-a-hightech-company-an-empirical-study 13481.html
David, F. R. (2016). Strategic Management: Concepts and Cases (15th ed.). Pearson Education.
Gürel, E., & Tat, M. (2017). SWOT analysis: A theoretical review. Journal of International Social Research, 10(51), 994–1006. https://doi.org/10.17719/jisr.2017.1832
Haryanto, M., Lestari, P., & Ardiansyah, R. (2022). Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Peningkatan Volume Penjualan. YUME: Journal of Management, 5(2), 123 – 135. https://www.journal.stieamkop.ac.id/index.php/yume/article/view/1890/1247
Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Rawindaran, N., Jayal, A., Prakash, E., & Hewage, C. (2023). Perspective of small and medium enterprise (SME’s) and their relationship with government in overcoming cybersecurity challenges and barriers in Wales. International Journal of Information Management Data Insights, 3(2), 100191. https://doi.org/10.1016/j.jjimei.2023.100191
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surya, A., & Munandar, A. (2023). Implementasi metode IFAS EFAS dalam penentuan strategi bisnis VI High Label Record. Prosiding Seminar Sosial Politik, Bisnis, Akuntansi dan Teknik, 5, 3127–3135. https://doi.org/10.32897/sobat.2023.5.0.3127
Tjiptono, F. (2020). Strategi pemasaran. Yogyakarta: Andi Publisher.
Zulfa, J. F., & Rachmawati, I. (2021). The analysis of SWOT dan IE matrix toward marketing strategy PT Bumi Mulia Seed. e-Proceeding of Management, 8(5), 5549–5557. https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/16057
Refbacks
- There are currently no refbacks.
JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)Â terindek oleh:
Â
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
.jpg)
.jpg)
_-_Copy.jpg)
.jpg)
_-_Copy1.jpg)








