Analisis Efisiensi Usahatani Bawang Merah di Desa Bendosari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang

Raissa Reswara, Sri Hindarti, Titis Surya Maha Rianti

Abstract


Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui efisiensi usahatani bawang merah di Desa Bendosari, 2) untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani bawang merah di Desa Bendosari. Penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) di Desa Bendosari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang yang merupakan salah satu sentra produksi bawang merah di Kabupaten Malang. Pengambilan sampel ini menggunakan metode sensus yaitu jumlah populasi digunakan sebagai jumlah sampel responden yaitu sebanyak 65 responden. Jenis data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode r/c ratio dan analisis fungsi produksi regresi linier berganda. Hasil penelitian petani memperoleh Rata – rata total penerimaan usahatani bawang merah di Desa Bendosari yaitu sebesar Rp 155.150.769, biaya produksi yaitu sebesar Rp 455.700.564/ha dan pendapatan usahatani bawang merah yaitu sebesar Rp Rp 99.450.205/ha. Sedangkan untuk hasil analisis R/C ratio usahatani 2,84 yang artinya R/C ratio usahatani bawang merah di Desa Bendosari lebih dari satu yang mana usahatani tersebut efisien/layak untuk dijalankan. Berdasarkan pada hasil uji analisis regresi linier berganda didapatkan bahwa variabel luas laha (X1), bibit (X2), pupuk kandang (X3), pupuk phonska (X4), obat – obatan (X5), dan Tenaga Kerja (X6) mempunyai pengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah di Desa Bendosari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Sedangkan variabel Pupuk ZA (X3) memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap usahatani bawang merah di Desa Bendosari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan) terindek oleh:

                    

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.