ANALISIS NILAI TAMBAH DAN EFISIENSI TEKNIS AGROINDUSTRI PADA GULA SIWALAN DI DESA DELEGAN KECAMATAN PANCENG

Irmadani Dwi Putri Jayanti, Bambang Siswadi, Dwi Susilowati

Abstract


ABSTRACT

Siwalan is a regional superior product, the main product of siwalan that is used is sap. Communities generally process sap by heating to produce siwalan sugar. This study aims to find out the income of siwalan sugar producers, increase the added value of siwalan commodities as well as provide benefits for producers and how much agro-industry has achieved technical efficiency. The research location was conducted in Delegan Village, Panceng District, Gresik Regency, using the census method. The total number of siwalan sugar agro-industry in the research area is 40 producers. The research data analysis method was carried out using qualitative and quantitative methods. Qualitative methods are used to get an overview of the business conditions of siwalan sugar agro-industry. Quantitative method is used to see the business analysis and some of the calculations performed in this study. Quantitative method in the form of analysis of costs, revenues, revenues, added value and technical efficiency. To answer the purpose of added value analysis using Hayami, et Al, 1987 and for the third objective using the technical efficiency analysis method DEA (Data Envelopment Analysis).

Keywords:revenue, added value, technical efficiency

 

ABSTRAK

Siwalan merupakan produk unggulan daerah, produk utama dari siwalan yang dimanfaatkan adalah nira. Masyarakat pada umumnya mengolah nira dengan proses pemanasan untuk menghasilkan gula siwalan. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pendapatan produsen gula siwalan, meningkatkan nilai tambah dari komoditif siwalan juga memberikan keuntungan bagi produsen dan seberapa banyak agroindustri yang sudah mencapai efisiensi teknis.  Lokasi penelitian dilakukan di Desa Delegan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, dengan menggunakan metode sensus. Jumlah keseluruhan agroindustri gula siwalan di daerah peneitian ada 40 produsen. Metode analisis data penelitian  dilakukan  dengan metode  kualitatif  dan kuantitatif.  Metode kualitatif dipakai untuk mendapatkan gambaran kondisi usaha agroindustri gula siwalan. Metode Kuantitatif digunakan untuk melihat analasis usaha dan beberapa perhitungan yang dilakukan dalam penelitian ini. Metode Kuantitatif berupa analisis biaya, penerimaan, pendapatan, nilai tambah dan efisiensi teknis. Untuk menjawab tujuan analisis nilai tambah menggunakan Hayami,et Al, 1987 dan untuk tujuan ketiga menggunakan analisis efisiensi teknis metode DEA (Data Envelopment Analysis).

Kata kunci: pendapatan, nilai tambah, efisiensi teknis

 


References


Coeli, T., Rao, D.S.P., & Battese, G.E. 2005. An Introduction to efficiency and Productivity Analysis. Kluwer Academic Publishers, London.

Elistiana, I. 2005. Analisis Nilai Tambah Agroindustri Gula Siwalan (Studi Kasus Desa Delegan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik). Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang.

Hayami Y, Kawagoe T, Morooka Y, Siregar M. 1987. Agricultural Marketing and Processing in Upland Java. A Perspective from a Sunda Village. Bogor (ID): CPGRT


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan) terindek oleh:

                    

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.