ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JERUK KEPROK (STUDI KASUS DI DESA SELOREJO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG)

Evita Oktavia, Bambang Siswadi, Sri Hindarti

Abstract


Desa selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang merupakan wilayah penghasil jeruk yang bernilai ekonomis, dengan banyaknya macam-macam jenis jeruk di sana menjadikan wilayah tersebut banyak di kunjungi oleh banyak orang dan harga jeruknya yang relative murah. Petani merasa dirugikan dengan masalah harga jual jeruk keprok yang masih rendah meskipun produksi jeruk keprok meningkat. Permasalahan ini semakin diperparah dengan adanya fluktuasi harga jeruk keprok saat musim panen. Selain itu, saat musim panen raya petani sulit untuk menjual jeruk keprok karena masih kalah saing dengan jeruk dari wilayah lain seperti Banyuwangi.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui saluran pemasaran di Desa Selorejo dan efisiensi pemasaran jeruk keprok di daerah penelitian. Penelitian dilaksanakan di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang dengan jumlah responden 50 petani jeruk keprok dengan metode random sampling, sedangkan untuk teknik pengambilan sampel lembaga pemasaran tengkulak, pedagang besar, dan pedagang pengecer dengan metode snowball sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis deskriptif untuk mengidentifikasi gambaran mengenai saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian diperoleh dari perhitungan rumus elastisitas transmisi harga menunjukkan bahwa pemasaran jeruk keprok di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang ini dikatakan sistem pemasaran belum efisien. Pasar yang berlaku adalah pasar tidak bersaing sempurna lebih mengarah ke pasar monopoli.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan) terindek oleh:

                    

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.