Analisis Ekonomi Usaha Agroindustri Penggilingan Padi (Studi Kasusu: UD. Berkah Illahi Desa Nglongsor Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek)
Abstract
ABSTRACT
The purpose of this research is to know the process of rice milling agroindustry, to know the amount of added value obtained in rice milling agroindustry, and to find out rice marketing channels in UD. Berkah Illahi. This research was conducted in a rice mill, namely UD. Berkah Illahi, Nglongsor Village, Tugu District, Trenggalek Regency. The research approach uses quantitative methods. Sampling was carried out by purposive sampling or sampling intentionally by direct interviews with the owners of the rice mills in order to obtain the data that the researchers expected. The method used in this research is a case study, the data used are primary data and secondary data. Based on the research, it can be concluded that the rice milling agro-industry process go through several processes, starting from the supply of raw materials, providing auxiliary materials, drying the raw materials, storing some of the raw materials, then carrying out the production process of grain milling, packaging, to marketing. UD. Berkah Illahi in one month of production costs a total of Rp.138. 589,498, total revenue of Rp.202,900.000, has an R/C ratio of 1.46 which means that this business is profitable. The added value of rice obtained in one month of production is Rp. 434/kg, and the value added ratio is 7.12%. There are 3 marketing channels in this research. Through this research, business owners can see the benefits and can add more raw materials because demand continues to grow.
Keyword: Value Added;Agroindustry;Rice Milling
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini untuk menggetahui proses agroindustripenggilingan padi, mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh di agroindustri penggilingan padi, dan untuk mengetahuisaluran pemasaran beras di UD. Berkah Illahi. Penelitian inidilakukan di tempat penggilingan padi yaitu UD. Berkah Illahi DesaNglongsor Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek. Pendekatanpenelitian menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sempeldilakukan secara purposive sampling atau pengambilan sempelsecara sengaja dengan wawancara langsung dengan pemilikpenggilingan padi tersebut agar mendapatkan data yang penelitiharapkan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studikasus, data yang digunakan data primer dan data sekunder. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa proses agroindustri penggilingan padi melalui beberapa proses mulai daripenyediaan bahan baku, menyediakan bahan penolong, melakukanproses pengeringan bahan baku, penyimpanan sebagian bahan baku, lalu melakukan proses produksi penggilingan gabah, pengemasan, sampai pemasaran. UD. Berkah Illahi dalam satu bulan produksimengeluarkan total biaya Rp.138. 589.498, total penerimaan sebesarRp.202.900.000, memiliki R/C ratio 1,46 dapat diartikan usaha inimenguntungkan. Nilai tambah dari beras yang didapat dalam satukali produksi sebesar Rp. 3.613/kg, dan rasio nilai tambah 37,60%. Terdapat 3 saluran pemasaran didalam penelitian ini. Melaluipenelitian ini pemilik usaha dapat melihat keuntungan yang didapatdan bisa menambah bahan baku lagi karena permintaan terusbertambah.Â
Kata Kunci: Nilai Tambah;Agroindustri;Penggilingan Padi
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Donggulo, C. V., Lapanjang, I. M., & Made, U. (2017). Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L) Pada Berbagai Pola Jajar Legowo Dan Jarak Tanam. 10. Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Arianti, Y. S., & Waluyati, L. R. (2019). Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Agroindustri Gula Merah di Kabupaten Madiun. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 3(2), 256–266.
https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.02.4
Imran, S., Murtisari, A., & Murni, N. K. (2014). Analisis Nilai Tambah Keripik Ubi Kayu di UKM Barokah Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 1(4), 207. https://doi.org/10.22437/ppd.v1i4.1715
Lestari, A., Marwanti, S., & Rahayu, W. (2017). Value-Added Analysis Of Settled Small Rice Mill In Masaran Sub-District, Sragen Regency. 12.
Momongan, J. F., & Ruauw, E. (2019). Analisis Keuntungan Usaha Penggilingan Padi “Sederhanaâ€. 1,9.
Yuniarti, D., Rahayu, E. S., & Harisudin, M. (2017). Saluran Pemasaran Beras Organik Di Kabupaten Boyolali. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 1(2), 112. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v1i2.1671
Saputro, A. G., Supardi, S., & Ani, S. W. (2018). Analisis Usaha Agroindustri Penggilingan Padi Kecil Di Kabupaten Sragen. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 15(1), 50. https://doi.org/10.20961/sepa.v15i1.25050
Refbacks
- There are currently no refbacks.
JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)Â terindek oleh:
Â
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
.jpg)
.jpg)
_-_Copy.jpg)
.jpg)
_-_Copy1.jpg)








