Analisis Efesiensi Usahatani Tanaman Kentang Dan Nilai Tambah Keripik Kentang di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Satria Hidayat

Abstract


Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui efesiensi usahatani kentang di Desa Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kentang di Desa Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang (3) Untuk mengetahui besarnya nilai tambah keripik kentang di Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Penelitian ini dilakukan secara purposive sampling di Desa Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang dengan menggunakan metode simple random sampling dengan 40 sampel petani kentang dan menggunakan metode sensus dengan 5 pengusaha keripik kentang . Analisis data menggunakan analisis kualitatif : analisis usahatani (R/C ratio) untuk mengetahui usahatani kentang menguntungkan, analisis statistika (regresi linier) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kentang dan analisis nilai tambah (metode Hayami) untuk mengetahui nilai besarnya nilai tambah keripik kentang. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa usahatani kentang yang dijalankan efesien, secara signifikan faktor-faktor yang menpengaruhi produksi kentang dipengaruhi oleh variabel bibit, pupuk anorganik, pupuk organik, obat, tenaga kerja dan semua variabel berpengaruh siginifikan akan tetapi variabel pupuk anorganik, obat dalam koefisien regresi berpengaruh negatif dan rasio nilai tambah menyatakan bahwa besarnya rasio nilai tambah tergolong sedang.


Keywords


Efesiensi Usahatani, Nilai Tambah, Kentang

References


M. Arifin, M. Mahcfud, S. Hindarti (2019). Analisis Faktor - Faktor Sosial Ekonomi Yang

Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Padi Sawah Di Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Jurnal: Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis. 1-5.

Arikunto, S. 2012. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. (Edisi Revisi). Jakarta:

Rineka Cipta.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lumajang, 2019. Statistik Produksi Hortikultura Tanaman

Kentang Kabupaten Lumajang.

Badan Pusat Statistik Privinsi Jawa Timur, 2018. Statistik Produksi Hortikultura Tanaman

Kentang Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.

Budiono, 2002. Ekonomi Makro, edisi pertama, cetakan keempat. Yogjakarta. Penerbit BPFE.

Cristy Pertricia T, 2010. Efesiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Brokoli

di Kelurahan Kakaskasen Kecamatan Tomohon Kota Tomohon. Fakultas Pertanian Universitas Semarang.

Departemen Pertanian, 2009. Peningkatan Produksi Kentang Dan Sayuran Lainnya Dalam

Mendukung Ketahanan Pangan, Perbaikan Nutrisi, Dan Kelestarian Lingkungan. Jakarta: Pusat Penelitian Dan Pengembangan Holtikultura.

Djojosumarto. P. 2008. Pestisida dan aplikasinya. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.

U. Fathiyah, I. Manifatul, S. Haryanti. 2017. Pengaruh Berat Media Dan Jumlah Bibit Terhadap

Pertumbuhan Dan Produksi Kentang (Solanum tuberosum L) Didalam Polybag. Jurnal Biologi. Vi(4) 82-88.

Gurajati, Damodar. 2006. Dasar-Dasar Ekonometrika. Salemba Empat. Jakarta

Hariyati, Y. 2007. Ekonomi Mikro (Pendekatan Matematis dan Grafis). Penerbit CSS. Jember.

Hayami, Y et al. 1987. Agricultural Marketing and Processing in Upland Java, A Prespective

From Sinda Village. Coarse Grains Pulses Roots and Tuber Center (CGPRTC). Bogor.

H. Uswatun, M. Machfudz, D. Djuwari. 2016. Analisis Nilai Tambah Agroindustri Sale Pisang

di Kabupaten Kebumen. Jurnal Pertanian (Agricultural Science). 141.

H. Yunas, M. Sudjoni, F. Syakir. 2019. Analisis Efesiensi Dan Nilai Tambah Homeindustri

Keripik Tette Di Desa Taroan Kabupaten Pamekasan. Jurnal: Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis. 21-28.

Kementarian Pertanian, 2019. Statistik Produksi Hortikultura Tanaman Menurut Porvinsi di

Indonesia tahun 2019. Jakarta: Kementrian Pertanian Direktorat Jenderal Holtikultura.

Lingga dan Marsono, 2001. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.

Machfudz, Mashyuri. 2007. Ekonomi Mikro. Malang. UIN-Malang Press. Hal 130, hal 142.

Moelkasan T, Prabaningrum L. 2011. Buku Penggunaan Pestisida Bedasarkan Konepsi

Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Yayasan Bina Tani Sejahtera. Bandung Barat.

M. Molyani, 2019. Analisis Nilai Tambah Dan Efesiensi Pada Agroindustri Keripik Pisang

Kepok (Syudi Di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah). Jurnal: Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis. 10-15.

Mubyarto, 1985. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta. LP3ES. Hal 25, hal 89, hal 123.

Rodiyah, Siti. 2017. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli

Buah Apel di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Jurnal: Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis 2017. Hal 1-5

R. Ali, B. Siswadi, F. Syakir. 2020. Analisis Efesiensi Teknis Dan Faktor-Faktor Sosial Ekonomi

Yang Mempengearuhi Usahatani Kentang. Jurnal: Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis. 1-9.

S. Muarip, B. Siswadi, N. Sudjoni . 2019. Analisis Efesiensi Teknis Penggunaan Faktor-Faktor

Produksi Usahatani Kentang (Solanum tuberosum L) Di Desa Wonokitri Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Jurnal: Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis. 1-7.

Salvatore, Dominick. 2001. Manajerial Economic dalam Perekomoniann Global edisi empat.

Jakarta: Peneribit Erlangga.

Samad, S. 2010. Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman

Bawang Merah Di Lahan Kering Dataran Rendah. Fakultas Pertanian Universitas Khoirun. Maluku Utara.

Samadi, Budi, 2007. Analisis Usahatani Kentang. Kanisius. Yogyakarta.

Saragih, B. 2010. Pengembangan Agribisnis Dalam Pembangunan Nasional Menghadapi Abad

ke 21. http://PengembanganSistemAgribisnis

Setiadi, 2005. Budidaya Kentang. Penebar Swadaya. Jakarta.

Setyorini, 2004. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan

Pertanian. Bogor.

Soekartawi, A. Soeharjo, J. L. Dillon dan J.B.Hardaker. 2011. Ilmu Usahatani dan Penelitian

untuk Pengembangan Petani Kecil. UI Press. Jakarta.

Umar, Husein. 2003. Metode Penelitian. Salemba Empat. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan) terindek oleh:

                    

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.