Potensi Jamur Rhizosfer Pisang dari Dataran Rendah dan Menengah sebagai Biofertilizer terhadap Pertumbuhan Tanaman Pisang Cavendish (Musa acuminata)
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi jamur rhizosfer pisang asal dataran rendah dan dataran menengah sebagai biofertilizer terhadap pertumbuhan tanaman pisang cavendish (Musa acuminata) yang diinfeksikan Fusarium oxysporum f. sp. cubense (Foc). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tujuh perlakuan, yaitu kontrol positif, kontrol negatif (Foc), dan lima isolat jamur rhizosfer (S2.2A, S4A, S2B, S3B, dan S4.2B), masing-masing diulang empat kali. Parameter pertumbuhan diamati setiap 5 hari hingga 30 hari setelah aplikasi (HSA) dan dianalisis menggunakan analisis ragam taraf 5% yang dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi jamur rhizosfer tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman dan diameter batang, tetapi berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan luas daun pada 30 HSA. Isolat S3B menghasilkan jumlah daun (7,50 helai) dan luas daun (1.230,18 cm²) tertinggi, sedangkan kontrol negatif menunjukkan nilai terendah. Meskipun demikian, seluruh isolat belum berbeda nyata dengan kontrol positif, sehingga potensi sebagai biofertilizer belum optimal dalam periode pengamatan 30 hari.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.