RESPON TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleracea var. botrytis) TERHADAP EFISIENSI PEMBERIAN NPK MUTIARA 16-16-16 DENGAN SUBSTITUSI PUPUK ORGANIK BIOKOMPLEKS
Abstract
Kubis bunga (Brassica oleracea var. botrytis) merupakan komoditas bernilai gizi yang kaya metabolit sekunder seperti thiocyanate dan glucosinolate yang berperan dalam mencegah penyakit kanker, sehingga permintaannya terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Di sisi lain, praktik budidaya yang masih bergantung pada pupuk kimia secara berlebihan berpotensi menurunkan kualitas tanah, baik dari aspek fisik, kimia, maupun biologi. Dengan demikian, peneltian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman Kubis bunga (Brassica oleracea var achepala) terhadap efisiensi pemberian NPK Mutiara 16-16-16 dengan substitusi pupuk organik biokompleks. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober 2025 di lahan pertanian Desa Tegalgondo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan, dimana faktor pertama adalah dosis pupuk organik biokompleks yang terdiri dari B1 : 2 ton/ha, B2 : 4 ton/ha, dan B3 : 6 ton/ha. Sedangkan faktor kedua dosis pupuk NPK Mutiara 16-16-16 terdiri dari N1 = 100 kg/ha, N2 = 200 kg/ha, dan N3 = 300 kg/ha. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji F (ANOVA), dengan taraf 5% dan diuji lanjut BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi aplikasi pupuk organik biokompleks 6 ton/ha + NPK Mutiara 16-16-16 200 kg/ha (B3N2) menunjukkan respon yang terbaik pada tinggi tanaman, luas daun, diameter batang, bobot segar tanaman, diameter bunga, bobot bunga, dan bobot bunga per ha, dengan bobot bunga sebesar 284,58 g/tanaman atau 11,38 ton/hektar.
Kata Kunci : Biokompleks, Kubis Bunga, NPK Mutiara 16-16-16
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.