EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH (Studi Pemerataan Infrastruktur Fasilitas Kesehatan di Kepulauan Kangean Kabupaten Sumenep)

Moh. Ibrahim, Yaqub Cikusin, Khoiron Khoiron

Sari


Kebijakan otonomi daerah telah memberikan hak dan kewenangan kepada daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya. Pemerintah daerah diharapkan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di daerah dengan kewenangan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat, seperti halnya pemerataan pembangunan. Namun terkadang banyak pemerintah daerah lalai dengan tanggung jawab yang diberikan oleh pemerintah pusat, pemerataan pembangunan yang seharusnya menjadi fokus utama pemerintah daerah, seakan menjadi wacana belaka otonomi daerah. Seperti halnya yang terjadi dikepulauan kangean kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Melalui metode penelitian ini diharapkan dapat mempermudah peneliti melihat permasalahan serta dapat memberi solusi atas permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) meningkatkan kualitas failitas kesehatan, akreditasi puskesmas (2) pembangunan rumah sakit (3) program-program dinas kesehatan kabupaten sumenep yang sudah terealisasi. Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka penulis dapat menyimpulkan pokok permasalahan apa yang mempengaruhi berhasilnya kebijakan otonomi daerah  dalam hal pemerataan pembangunan fasilitas kesehatan di kepulauan kangean antara lain, implementasi kebijakan pembangunan infrastruktur kesehatan, distribusi tenaga medis serta alokasi anggaran yang masih kecil untuk kepualaun.

 

Kata Kunci: Kebijakan Pembangunan, Fasilitas Kesehatan, Evaluasi kebijakan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Azwar, azrul, 1996, Pengantar Administrasi Kesehatan, Edisi Ketiga, Penerbit Bina rupa Aksara, Jakarta

GTZ (2004). Pegangan memahami desentralisasi beberapa penertian tentang desentralisasi. Yogyakarta: pembaruan.

Haris, syamsuddin (2017). Desentralisasi dan otonomi daerah: desentralisasi, demokratisasi, dan akuntabilitas pemerintahan daerah. Jakarta: LIPI Pres,

Kuncoro. Mudjarat (2014). Otonomi Daerah menuju era baru pembangunan daerah edisi ke-3. Jakarta: penerbit erlangga. Hal-3.

Kodoatie, Robert J, 2005, Pengantar Manajemen Infrastruktur, Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Levey, Samuel, N. Paul Loomba. 1973. Health Care Administration : “A Managerial perspectiveâ€. Dalam: Azwar, Asrul. 1996.

Sibuea. Hotma p. (2014): ilmu negara. Jakarta : penerbit erlangga, hal-275

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kualitattif Dan Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

A. G. Subarsono, 2011, Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori, dan Aplikasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, hal. 90-92

Jurnal :

Ahmed, E.Q .(2014). Pengembangan Wisata Pantai Celgung Pabian di Desa Pabian Kecamatan Arjasa Kangean Kbupaten Sumenep.

Rivani R. Rifi. 2019. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan otonomi daerah pada sektor bidang kesehatan di kabupaten bandung barat. Program studi ilmu pemerintahan universitas bale bandung

Dyah Ayu Sulistyo Rini, Identifikasi Potensi Kawasan Sumberdaya Pulau Kangean Kabupaten Sumenep Sebagai Kawasan Wisata Bahari. jurnal kelautan, oktober 2015

Kurniawan Andri. 2010. Kebijakan Dan Isu Kesehatan Dalam Konteks Otonomi Daerah

Mukmin Pohan. Raja Hali. 2013. Analisis Ketersediaan Infrastruktur Kesehatan Dan Aksebilitas Terhadap Pembangunan Kesehatan Penduduk Di Provensi Sumatera Utara.

Skripsi:

Nuri Shobry. Muhammad. 2016. Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pelaksanaan Program Urban Farming Di Kabupaten Gresik. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik. Universitas Airlangga

Mihiddin. Amir. 2017. Evaluasi Kebijakan Public (Studi Kesiapan Desa Menerima Dana Desa Di Kabupaten Gowa). Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar.

Titis Hardjanti. Nahendra. Evaluasi Implementasi Kebijakan (Analisis Mengenai Proses Implementasi Dan Dampak Jangka Pendek Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2003 Tentang Akta Kelahiran Di Kota Surakarta). Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Undang-undang:

UU RI No. 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 25 Tahun 1999 tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah (Revisi UU No. 5 Tahun 1974)

Undang-undang Repuplik Indonesia Nomer 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan

UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah ( Revisi UU No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah )

Dokumen:

Kabupaten Sumenep Dalam Angka 2017

Bappeda Kabupaten Sumenep 2014

Bappeda Kabupaten Sumenep 2014

Rencana Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep Tahun 2020

Revisi Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep Tahun 2016-2021

Profil Kesehatan Kabupaten Sumenep Tahun 2019

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep Tahun 2009 tentang kesehatan


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.