INOVASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN BOJONEGORO OPEN GOVERNMENT PARTNERSHIP (OGP) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR DESA (Studi pada Desa Pejambon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro)
Sari
ABSTRAK
Kabupaten Bojonegoro telah menjadi salah satu daerah yang berhasil menerapkan kebijakan Open Government Partnership (OGP) bahkan hingga ketingkat desa. Salah satunya adalah Desa Pejambon. Ada tiga permasalahan yang menjadi kajian dalam skripsi ini. Pertama, tentang apa saja inovasi dari kebijakan OGP untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Pejambon. Kedua, bagaimana bentuk-bentuk partisipasi masyarakat Desa Pejambon dalam pembangunan infrastruktur setelah adanya kebijakan OGP. Ketiga, pengaruh dari inovasi kebijakan OGP terhadap Desa Pejambon. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis inovasi dari kebijakan Open Government Partnership (OGP) dan bentuk-bentuk partisipasi masyarakatnya serta pengaruh inovasi bagi Desa Pejambon. Teori yang digunakan adalah teori inovasi menurut Rogers dalam buku Suwarno yang berkaitan dengan karakteristik inovasi kebijakan dan teori partisipasi menurut Yadav. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Desa Pejambon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Analisis Data yang digunakan adalah model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi-inovasi dari kebijakan OGP, sudah memenuhi atribut inovasi menurut Rogers yaitu aspek keunggulan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemampuan diujicobakan, dan kemudahan diamati. Kemudian bentuk partisipasi masyarakat yang dilakukan masyarakat Desa Pejambon yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan, dalam pelaksanaan pembangunan, dalam pemanfaatan hasil pembangunan, dan evaluasi pembangunan. Pengaruh OGP terhadap Desa Pejambon untuk tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan sudah cukup baik dan juga banyak infrastruktur yang berhasil dibangun. Inovasi Kebijakan Open Government Partnership (OGP) yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Pejambon telah berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Pejambon dalam pembangunan infrastruktur. Meskipun begitu, Pemerintah Desa masih perlu melakukan sosialisasi terkait kebijakan Open Government Partneship (OGP) kepada masyarakat serta melibatkan lebih banyak komunitas masyarakat di Desa Pejambon untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa.
Â
Kata kunci : Inovasi, Open Government Partnership (OGP), Partisipasi Masyarakat, Pembangunan InfrastrukturTeks Lengkap:
PDFReferensi
Abdul Wahab, Solichin.2008. Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Malang : UMM Press.
Afifudin, 2015. Pengantar Administrasi Pembangunan “ Konsep, Teori dan Implikasinya di Era Reformasi. Bandung : Alfabeta.
Deputi Inovasi Administrasi Negara-LAN, 2016. Buku Seri Inovasi Administrasi Negara Seri 2 “Pengembangan Model & Story Inovasi Tata Kelola Pemeritahan & Pelayanan Publik†Jakarta Pusat. publish Pusat INTAN-DIAN-LAN
J.Moleong, Lexy. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya:Bandung
Kadji Yulianto,2015. Formulasi dan Implementasi Kebijakan “ Kepemimpinan dan Perilaku Birokrasi dalam Fakta Realitas.Gorontalo : UNG Press Gorontalo
Kodatie, Robert J. 2005 Pengantar Manajemen Infrastruktur. Penerbit Pustaka Pelajar Yogyakarta.
Pusat Inovasi Tata Pemerintahan Deputi Inovasi Administrasi Negara, 2014. Handbook Inovasi Administasi Negara . Lembaga Adinistrasi Negara Pusat INTAN-DIAN-LAN
Sugiyo, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R &D. Bandung : Alfabeta
Suwarno, Yogi. 2008. Inovasi di Sektor Publik. STIA-LAN Press, Jakarta
Theresia Aprilia dkk, 2014. Pembangunan Berbasis Masyarakat “Acuan Bagi Praktisi, Akademis, dan Pemerhati Pegembangan Masyarakatâ€. Bandung: Alfabeta
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.