EFEKTIVITAS LAYANAN POJOK BRAILLE (LAPO BRA) DALAM MENINGKATKAN LITERASI BACA DISABILITAS TUNANETRA (Studi pada Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang)
Sari
Kota Malang berusaha untuk menyediakan layanan akses informasi yang memenuhi hak semua warga, termasuk tunanetra, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 melalui layanan Layanan Pojok Braille (Lapo BRA) di instansi Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, tetapi penyelenggaraan layanan tersebut juga masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain terbatasnya koleksi buku dalam bahasa braille yang harus mendapatkan pengadaan dari pihak lain, kekurangan jumlah staf perpustakaan sehingga dukungan pendampingan belum optimal, tidak ramahnya administrasi ruang, dan sosialisasi yang hanya diperuntukkan kepada sekelompok yayasan tertentu saja. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis, mendeskripsikan efektivitas dan hambatan layanan Lapo BRA dengan menggunakan teori efektivitas (Sutrisno, 2010), yakni pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata, serta teori karakteristik masalah dari Mazmanian dan Sabatier dalam (Subarsono, 2008) meliputi kesulitan teknis, keragaman perilaku kelompok sasaran, proporsi kelompok sasaran, dan cakupan perubahan perilaku. Dengan penggunaan metode yaitu deskriptif kualitatif serta data primer dan sekunder, dianalisis melalui model (M. B. Miles dkk., 2014) yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa Lapo BRA cukup baik dalam hal pemahaman program oleh petugas, namun secara keseluruhan belum optimal karena keterbatasan fasilitas, minimnya SDM, seleksi pengguna yang informal, serta jangkauan layanan yang masih terbatas. Penelitian ini merekomendasikan Volunteering Based-Internship (VBI) dan pengembangan aplikasi e-profile pengguna untuk meningkatkan efektivitas layanan.
Kata kunci: Pelayanan publik, disabilitas tunanetra, Lapo BRA, efektivitas layanan.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Sumber Jurnal/Skripsi/Tesis
Algazali, M. (2023). Efektivitas Program Si Jagai (Siap, Jemput, Antar, Jaga dan Peduli) dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Makassar.
Amelia, R. F., Barqiy, Q. S., Oktaviana, S. M., Fathudin, F., Masfia, H. I., & Fahmy, Z. (2026). Implementasi
Pembelajaran Al-Qur’an Braille dalam Proses Membaca dan Menghafal pada Anak Disabilitas Netra di Rumah Tahfidz Difabel Aisyah Luqman Semarang. COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. https://comserva.publikasiindonesia.id/index.php/comserva/article/view/1360
Eskha, A. (2018). Peran Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar. Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi Dan Perpustakaan, 2(1), 12–18.
Fadillah, A. (2021). Implementasi Program Layanan Informasi bagi Penyandang Tunanetra di Perpustakaan Kota Surakarta. Universitas Sebelas Maret
Florentina Nduet. (2019). Pelaksanaan Inovasi Layanan Pojok Braille (Lapo Bra) Dalam Meningkatkan Pelayanan
Publik (Studi pada Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang). JISIP : Jurnal Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik, (Vol 8, No 3 (2019)), 45–52. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fisip/article/view/1784/1308
Hesty Putri Agustin. (2017). Kualitas Pelayanan Bagi Pemustaka Disabilitas Netra Di Braille Corner Perpustakaan Umum Kota Malang [Skripsi, Universitas Airlangga]. http://lib.unair.ac.id
Imran, M. (2024). Peningkatan pemberdayaan penyandang tunanetra melalui perancangan social media newsletter di Yayasan Sosial Tunanetra. Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2).
Inawati, & Pawestri, R. T. (2023). The Role of the Braille Corner Service in Creating Social Inclusion Services in the Malang City Public Library. Literatify : Trends in Library Developments, 244–255. https://doi.org/10.24252/literatify.vi.42728
Jalaludin, J. (2021). Upaya Menumbuhkan Budaya Literasi Di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Literasiologi, 7(1). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v7i1.272
Jubaedah, E. (2011). Analisis Penerapan Model-Model Alternatif Penyediaan Pelayanan Publik. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, 8(2), 01–01.
Nanesya Putri Praditya; Dr. Triandriani Mustikawati, ST., MT. (2024). Kesesuaian Aksesibilitas Fisik
Penyandang Tunanetra di Perpustakaan Umum Kota Malang: The Physical Accessibility Suitability for
Visually Impaired Individuals at the Malang City Public Library. Jurnal Mahasiswa Departemen
Arsitektur, (Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur). https://arsitektur.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jma/article/view/2453/1254
Nashrulloh, M. F. H. (2019). Layanan Perpustakaan Braille dalam Membantu Disabilitas Netra di Balai Literasi Braille Indonesia. (Skripsi). Universitas Padjadjaran.
Nugraha, F., & Risti, M. (t.t.). Analisis Implementasi Program Pelayanan Publik untuk Penyandang Disabilitas di Dinas Sosial Kota Bandung. Jurnal Kebijakan Publik, 9(2), 72–88.
Putri, C. W. K. R., Edwin; Rohman, Asep Saeful. (2025). Tinjauan Pemanfaatan Komputer Bicara Dalam
Mendukung Aksesibilitas Literasi Digital Mahasiswa Tunanetra di Perpustakaan Yayasan Mitra Netra,
Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi, (Vol.
No. 2 (2025): Juli 2025), 77–85. https://papyrusuim.id/index.php/jp/article/view/123/60
Rahman, S., Qamar, N., & Kamran, M. (2020). Efektivitas Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian: Studi Kasus Perkawinan Poligami. SIGn Jurnal Hukum, 1(2), 104–118.
Suryawan, D. (2022). Implementasi Kebijakan Inklusi Penyandang Disabilitas di Perpustakaan Daerah Bali. Jurnal Administrasi Negara, 14(1), 33–49.
Sumber Buku
Aziz, S. (2014). Perpustakaan Ramah Difabel. Ar-Ruzz Media.
Darmadi, H. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta
Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.
Lubis, H., & Husain, M. (2009). Efektivitas Pelayanan Publik. Pustaka Binaman Presindo.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Miles, R. (2007). Accessibility in Libraries: A Guide for Librarians. American Library Association Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Siagian. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.
Subarsono. (2008). Analisis Kebijakan Publik. Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Sutrisno, E. (2010). Budaya Organisasi. Kencana Prenada Media Group.
Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Website
Buletin Jendela. (2014). Situasi Penyandang Disabilitas. Indonesia. Kementrian Kesehatan RI.
Ramli, A. M., & Gatra, S. (2023). Fasilitas Akses Penyandang Tuna Netra atas Objek Hak Cipta Berdasar Marrakesh Treaty. Kompas.
World Health Organization. (2011). World Report on Disability. WHO Press.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.