KERJASAMA PEMERINTAH DENGAN PIHAK SWASTA DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN (Studi Kerjasama Pemerintah Kabupaten Malang dengan PT Sumber Berkat Wisata Pratama pada Taman Wisata Air Wendit)
Sari
Pemerintah Kabupaten Malang berusaha untuk terus mengembangkan destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Malang, salah satunya yaitu pengembangan Taman Wisata Air Wendit. Namun, kondisi Taman Wisata Air Wendit sempat tidak beroperasi akibat Covid-19. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Malang mengalami kendala dalam keterbatasan anggaran dan sumber daya sehingga mengakibatkan tidak terawatnya wahana-wahana, fasilitas yang ada, dan kurangnya inovasi dalam pengelolaan. Sehingga pihak Pemerintah Kabupaten Malang berinisiatif untuk menggandeng pihak ketiga yaitu PT Sumber Berkat Wisata Pratama dengan memggunakan prinsip Public Private Partnership. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk menyediakan layanan wisata yang lebih efisien dan berkelanjutan. Metode riset menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak pemerintah dan pihak swasta memiliki perannya masing-masing, Pemerintah berperan sebagai pemilik aset dan sebagai regulator, sedangkan PT Sumber Berkat Wisata Pratama berperan sebagai operasional, perbaikan fasilitas dan marketing. Kerjasama ini menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,3 M pertahun yang dibayarkan disetiap bulan Agustus oleh pihak swasta. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama Pemerintah Kabupaten Malang dengan PT Sumber Berkat Wisata Pratama menunjukkan ke arah yang lebih positif yang terlihat dari mulai berdatangannya kembali pengunjung, perbaikan fasilitas serta wahana rekreasi, dan bertambahnya aktivitas ekonomi masyarakat lokal. Dengan demikian dapat meningkatkan kualitas Taman Wisata Air Wendit. Public Private Partnership dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi keterbatasan yang di alami pemerintah dan untuk mendorong pengembangan pariwisata yang lebih modern, dan berkelanjutan. Sehingga manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat dirasakan oleh Pemerintah Daerah, Swasta dan Masyarakat sekitar.
Kata Kunci: Public Private Partnership, Kerjasama, Berkelanjutan, Taman Wisata Air Wendit.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Abdullah, N., Said, M. M. U., & Anadza, H. (2024). Sinergisitas Pemerintah dan Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Petik Jeruk di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Respon Publik, 18(2), 8-17.
Agustina, H. A., Muchsin, S., & Suyeno, S. (2021). Tata Kelola Pengembangan Objek Wisata Bahari Tlocor Dalam Menarik Wistawan Domestik (Studi Kasus Wisata Bahari Tlocor Dusun Tlocor Desa Kedung pandan Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo). Respon Publik, 15(1), 8-13.Aksara.
Artiningsih, A., Handayani, W., & Jayanti, D. R. (2020). Pemetaan Indikator Kinerja Sektor Pariwisata dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Semarang. Jurnal Riptek, 14(2), 72-83.
Asaduzzaman, M. (2020). Global Encyclopedia of Public Administration, Public 108 Policy, and Governance
Astuti, R., Warsono, H., & Rachim, A. (2020). Collaborative Governance dalam Perspektif Administrasi Publik.
BPS Kabupaten Malang.2025. Kabupaten Malang dalam Angka. Malang: BPS-Statistics Malang Regency
Buhalis, Dimirtos. (2000). Marketing The Competitive Destination of The Future. Tourism. Journal of Management. Volume 21, Issue 1.
Darmawi, Herman. 2011. Manajemen Risiko. Edisi ke-2. Hal 225. Jakarta: Bumi
Domai, Tjahjanulin,2010. Kebijakan kerjasama antar Daerah dalam Perspektif Sound Governance. Surabaya:Jenggala Pustaka Utama.
Drucker, P. F. (1993). Bagaimana menjadi eksekutif yang efektif (Cet. 19). PT. Pustaka Binaman Pressindo
Fauzi, H. M., & Hasanah, U. (2024). Orientasi Kepentingan Stakeholders Dalam Kebijakan Revitalisasi Pasar Tradisional Di Kabupaten Situbondo.
Grimsey, D., & Lewis, M. (2004). Public Private Partnerships: The Worldwide Revolution.
Grimsey, D., & Lewis, M. (2004). Public Private Partnerships: The Worldwide Revolution in Infrastructure Provision and Project Finance.
Handayani, S. W. R. I., Lindayani, N. L., & Anisa, N. (2023). Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang. PSIKOVIDYA, 27(1), 19-26.
Hodge, GA, dan C. Greve. 2007. “Kemitraan Publik–Swasta: Tinjauan Kinerja Internasional.” Tinjauan Administrasi Publik 67 (3): 545–558.
Ibtisam, R. (2013). Intergovernmental Relations Dalam Kebijakan Transportasi Udara (Studi Pada Pengelolaan Bandara Abdulrachman Saleh) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Ikeanyibe, O. M., Eze Ori, O., & Okoye, A. E. (2017). Governance paradigm in public administration and the dilemma of national question in Nigeria. Cogent Social Sciences, 3(1), 1316916.
Islami, N. W., & Khouroh, U. (2022). Strategi Pengembangan Taman Wisata Air Wendit Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Malang. Karta Rahardja: Jurnal Pembangunan dan Inovasi, 4(2), 1-14.
Jaya, S. M. (2018). Pola Pemanfaatan Ruang Taman WIsata Wendit di Kabupaten Malang (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
John Suprihanto, Manajemen, Yogyakarta: UGM Press, 2018, hal. 28.
Keban, Yeremias T. 2007. Kerjasama Antara Pemerintah Daerah Dalam Era Otonomi: Isu Strategis, Bentuk Dan Prinsip.
Kemenparekraf, ISTC, & STDev Institute. (2022). Sustainable tourism development: Modul 2.
Koesnadi Hardjasoemantri. 2002. Hukum Tata Lingkungan. Edisi ketujuh.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Kurniadi (2020)Public Private Partnership Kebijakan dan Praktik. Yokyakarta: Budi Utama.
Mahfud, M. A. Z. (2015). Peran dan koordinasi stakeholder dalam pengembangan kawasan minapolitan di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar (Doctoral dissertation, Brawijaya University).
Moleong, Lexy J. 2017. Metode Penelitian Kualitatif, cetakan ke-36, Bandung
Munasef.(1995) Manajemen Usaha Pariwisata di Indonesia. Jakarta: PT. Toko Gunung Agung.
Nabila, V. (2019). Perkembangan Taman Wisata Air Wendit Berdasarkan Tourism Area Life Cycle (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Nisa, C. (2016). Tata Kelola Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang (Studi Pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Malang Dan Badan Layanan Umum Daerah Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Pearce,D. (1995). Tourism a Community Approach. 2nd: Harlow Longman.
Pradana, A. E., Astuti, R. S., & Priyadi, B. P. (2020). Public-Private Partnership in the Framework of Waste Management into Electrical Energy in Jatibarang Landfill, Semarang City. Journal of Local Government Issues, 3(2), 130-144.PT. Remaja Rosdakarya Offset
Riani, N. K. (2021). Pariwisata adalah pisau bermata 2. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(5), 1469-1474.
Rukmana, N. S., & Susanti, G. (2015). Kerjasama Publik Dan Swasta Dalam Pengelolaan Parkir Di Kota Makassar. JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik), 127-135.
Santi, Y., Purnaweni, H., & Priyadi, B. P. (2023). Analisis Public-Private Partnership Sebagai Upaya Pengembangan Wisata Nepal Van Java. Journal of Public Policy and Management Review, 12(4), 79-98.
Sedarmayanti (2009). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja:Sedarmayanti. Mandar Maju.
Sedarmayanti. (2014). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Jakarta: Mandar Maju.
Sugiama, A Gima. (2014). Pengembangan Bisnis dan Pemasaran Aset Pariwisata Edisi 1. Guardaya Intimarta: Bandung.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Supiana, D.E. 2019. Pengembangan Wisata Wendit untuk Penunjang Pariwisata di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Karta Rahardja: Jurnal Pembangunan dan Inovasi, 1(1), 57-66
Toyib, Y., & Nugroho, R. (2018). Transformasi Public Private Partnership Indonesia. Elex Media Komputindo.
UNWTO (2004) dalam Indicators of Sustainable Development for Tourism Destinations: Aguidebook
Wijayanti, W. P., Usman, F., Rahmawati, T. A., & Wirawati, D. K. S. Analisis kinerja dan kepentingan aspek pelayanan pariwisata di Taman Wisata Air Wendit, Kabupaten Malang. Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, 8(2), 157-168.
William,J.2009 Prinsip Pemasaran Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Wiratna Sujarweni. 2018. Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Pendekatan Kuantitatif. Yogyakarta: PUSTAKABARUPRESS
Wirawati, D. K. S., Wijayanti, W. P., & Dinanti, D. (2025). Hubungan Citra Destinasi, Motivasi, Kepauasan Dan Minat Berkunjung Kembali Di Taman Wisata Air Wendit. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE), 14(2), 1-12.
Yakup, A. P. (2019). Pengaruh sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Yoeti., Oka A. 1996. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.