EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA BANJIR KOTA MALANG

Mochammad Agil Maulana, Yaqub Cikusin, Hirshi Anadza

Sari


Pemerintah Indonesia telah meregulasi manajemen kebencanaan lewat UU No. 24 Tahun 2007. Dalam konteks minimalisasi dampak bencana, Kota Malang menerapkan mekanisme peringatan dini banjir mulai tahun 2020. Studi ini mengkaji efektivitas implementasi mekanisme tersebut yang masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya koordinasi lintas instansi, dan rendahnya awareness masyarakat akan risiko bencana. Sasaran penelitian ini adalah menganalisis tingkat efektivitas mekanisme peringatan dini banjir di Kota Malang beserta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambatnya. Kerangka konseptual merujuk pada teori efektivitas S.P. Siagian dengan delapan parameter, meliputi: kejelasan tujuan, ketepatan sasaran, kualitas analisis kebijakan, kelengkapan perencanaan, kesesuaian program, ketersediaan fasilitas pendukung, pelaksanaan yang efektif, dan sistem pengawasan yang responsif. Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis data interaktif Miles dan Huberman melalui empat tahapan: pengumpulan data, kondensasi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mekanisme peringatan dini banjir di Kota Malang telah memperlihatkan capaian yang positif dan sesuai dengan regulasi yang ada. Mekanisme ini mendemonstrasikan keberhasilan parameter dalam mengurangi risiko dan dampak bencana banjir. Terdeteksi adanya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, dengan berbagai faktor pendukung mencakup keberadaan infrastruktur teknologi, sinkronisasi antar-instansi, dan partisipasi warga, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, kendala teknis, dan rendahnya literasi kebencanaan masyarakat. BPBD Kota Malang perlu memperkuat sosialisasi publik secara kontinu, pemeliharaan infrastruktur mekanisme, dan penguatan kapasitas masyarakat untuk mengoptimalkan efektivitas mekanisme peringatan dini banjir.

 

Kata Kunci: Keberhasilan, Sistem Deteksi Dini, Kebencanaan Banjir, BPBD Kota Malang, Mitigasi Risiko Kebencanaan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahdiat, A. (2025, Januari 7). 10 provinsi paling banyak dilanda banjir pada 2024. Databoks.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Malang. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) BPBD tahun 2023. https://bpbd.malangkota.go.id/wp-content/uploads/sites/103/2024/03/LKjIP-BPBD-tahun-2023

BPBD Jawa Timur. (2023). Laporan Tahunan Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Timur. Surabaya: BPBD Jatim.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W. (2015). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

D. A. M. (2018). Early Warning Systems: A Review of the Literature. International Journal of Disaster Risk Reduction, 28, 1-12. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2018.02.002

DetikTimes. (2025, Januari 3). BPBD Kota Malang relokasi Early Warning System untuk tingkatkan kesiagaan banjir.

Huda, A. B., Panjaitan, P. F., Melani, M., & Sabila, D. (2023). Hakikat evaluasi dalam pendidikan Islam. ALACRITY: Journal of Education, 3(2), 95–106.

Ibrahim, B. (2022, Maret 15). BPBD sebut ada 5 penyebab 18 titik banjir di Kota Malang. MalangVoice.

Idrus, L. (2019). Evaluasi dalam proses pembelajaran: Pengertian, tujuan dan kegunaan evaluasi, syarat dan penyusunan tes/alat evaluasi, teknik evaluasi. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(2), 920–934.

Ilyas, M. (2024). Evaluasi Sistem Peringatan Dini Banjir di Jawa Timur. Pusat Studi Bencana ITS.

Jakarta. (2025). Strategi Nasional Pengelolaan Risiko Banjir. Kementerian PPN/Bappenas.

Lola Priscila, Joko Christian. (2023). SISTEM PERINGATAN DINI BANJIR BERBASIS WEB DAN IOT PADA KALI CENGKARENG DRAIN. Jakarta: SENAFTI.

M. A. M. (2019). Early Warning Systems for Natural Disasters: A Comprehensive Review. Natural Hazards Review, 20(2), 1-15. https://doi.org/10.1061/(ASCE)NH.1527-6996.0000330

M. A. M. (2021). Implementing Early Warning Systems: Challenges and Opportunities. Disaster Prevention and Management, 30(4), 456-470. https://doi.org/10.1108/DPM-05-2020-0175

Universitas Diponegoro. (2023). Penanggulangan bencana alam di Indonesia: Kajian berdasarkan Undang-Undang No. 24 Tahun 2007. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 15(2), 123-145. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jisp/article/view/67890

Machi, L. A., & McEvoy, B. T. (2009). The literature review: Six steps to success. London: Sage Publication.

Mahanum, M. (2021). Tinjauan Kepustakaan. ALACRITY: Journal of Education, 1-12.

Marimba. (2007). Pengantar evaluasi pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mertani. (2018.). Sistem Peringatan Dini Banjir.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications

Nasrullah, H. (2023, Desember 18). BPBD Jatim cek EWS siaga hadapi bencana hidrometeorologi. ANTARA News Jawa Timur.

Pradipta Andre Wijaya, & Soelistijadi, R. (2022). Pengembangan Sistem Deteksi Dini Bahaya Banjir Berbasis Web. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi.

Qodriyatun, S. N. (2020). Bencana Banjir: Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Berdasarkan UU Penataan Ruang dan RUU Cipta Kerja. Aspirasi Jurnal Masalah-masalah Sosial, 11(1), 29–42.

Ramdhan, M. (2020). Metode Penelitian. Jakarta: Prenadamedia Group.

Randi. (2018). Teori Penelitian Terdahulu. Jakarta: Erlangga.

RRI. (2024, Desember 6). BPBD: Banjir dan longsor landa Kota Malang. RRI.co.id.

Sholeh, M. (2023, April 4). BPBD pasang 7 Early Warning System baru pendeteksi banjir di Kota Malang. Tugumalang.id.

Taryana, A., El Mahmudi, MR, & Bekti, H. (2022). ANALISIS KESIAPSIGAAN BENCANA BANJIR DI JAKARTA. JANE - Jurnal Administrasi Negara, 13(2), 302.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). (2017). Early Warning Systems: A Guide for Practitioners. Diakses dari UNDRR

Urbanus, A., Sela, R. L. E., & Tungka, A. E. (2021). Mitigasi bencana banjir struktural dan non-struktural di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Jurnal Spasial: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 8(3), 447–458.

Wijanarko, B. (2025, April 14). Atasi banjir, Pemerintah Kota Jambi melebarkan Sungai Asam dengan dana Rp5 miliar. Koran Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.