EFEKTIVITAS TITIK BACA DIGITAL DALAM PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E- GOVERNMENT DI KOTA MALANG (Studi pada Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang)
Sari
Perkembangan zaman digital mendorong pemerinta meningkatkan kualitas layanan publik dengan memanfaatkan teknologi nformasi. Dinas Perpustakaan Daerah Kota Malang mengembangkan layanan baca digital, yatu Pojok Baca Digital (POCAD) untuk memperluas akses literasi dan mengurangi kesenjangan digital, yang pada akhirnya perlu dievaluasi efektivitasnya dalam mendukung pelayanan publik berbasis e-government dan mewujudkan visi Kota Malang sebagai smart city. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis sejauh mana efektivitas titik baca digital dalam mendukung pelayanan publik berbasis e-government di Kota Malang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program titik baca digital. Jenis penelitian kualitatif. Sumber data menggunakan data primer berupa wawancara, serta data sekunder berupa artikel dan catatan pendukung. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan menggunakan panduan wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan verifikasi data/kesimpulan (verivication/conclusion drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas titik baca digital dalam mendukung pelayanan publik berbasis e-government di Kota Malang telah berjalan cukup optimal. Hal ini terlihat dari implementasi enam indikator efektivitas, yaitu prosedur kerja, pembagian tugas, rasionalitas, berhasil guna, akuntabilitas, dan tepat sasaran. Prosedur kerja sudah dijalankan secara sistematis meskipun masih dijumpai kendala teknis. Pembagian tugas antar petugas dan instansi pendukung berlangsung cukup jelas meskipun belum sepenuhnya merata dalam hal kehadiran petugas di lapangan. Rasionalitas program terlihat dari penyusunan kebijakan yang berbasis kebutuhan pengguna dan dukungan anggaran yang memadai. Capaian berhasil guna tercermin dari meningkatnya minat masyarakat dalam mengakses layanan literasi digital meskipun perlu perluasan konten. Akuntabilitas pengelolaan terjaga melalui pelaporan kegiatan dan pengawasan internal. Tepat sasaran juga tercapai karena titik baca digital telah menjangkau masyarakat di lokasi strategis dan memberikan kemudahan akses informasi digital. Faktor pendukung dalam implementasi titik baca digital meliputi ketersediaan petugas yang kompeten, sarana prasarana yang memadai, dukungan anggaran, lokasi strategis, antusiasme masyarakat, serta stabilitas jaringan internet. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurang optimalnya promosi atau sosialisasi, gangguan teknis seperti listrik padam atau gangguan server, keterbatasan konten lokal, serta kebisingan lingkungan. Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang disarankan untuk meningkatkan upaya sosialisasi dan promosi titik baca digital secara lebih masif dan menyeluruh, tidak hanya mengandalkan media sosial, tetapi juga menggandeng komunitas literasi, lembaga pendidikan, dan struktur pemerintahan wilayah seperti RT/RW.
Kata Kunci: Efektivitas Titik Baca Digital, Pelayanan Publik, E-government
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Alfayn, Mukhammad Akhmad Najich. (2022). From E-government to Good Governance: Examining the Impact of Digitalization on Public Service Delivery in Indonesia. JPW (Jurnal Politik Walisongo), 4 (2) Oktober, pp.19-40.
Afzal, A., Khan, S., Daud, S., Ahmad, Z., Butt, A. (2023). Addressing the Digital Divide: Access and Use of Technology in Education. Journal of Social Sciences Review, 3 (2) Juni, pp. 883-895
As’adi, Moh. (2024). Transformasi Digital dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Banyuwangi. Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi, 1 (4) Oktober, pp. 49-59.
Asmawati., dan Holipah. (2024). Strategi Penerapan E-government dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Publik melalui E-Complaint (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang). Jurnal JISIPOL, 8 (3) September,
pp. 13-37.
Daraba, D., Salam, R., Wijaya, I.D., Baharuddin, A., Sunarsi, D., Bustamin. (2023). Membangun Pelayanan Publik yang Inovatif dan Efisien di Era Digital di Indonesia. Pallangga Praja, 5
(1) April, pp. 31-39.
DeLone, W. H., & McLean, E. R. (1992). Information Systems Success: The Quest for The Dependent Variable. Information Systems Research, 3 (1)
Maret, pp. 60-95.
Dispussipda Kota Malang. (2024). POCADI. Malang: Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. [Internet] Available https://dispussipda.malangkota.go.id/pocadi/ [Accessed 21 Januari 2025].
Dwiyanto, Didiek. (2022). Dasar Hukum Bagi E- government di Indonesia: Studi Pemetaan Hukum pada Pemerintah Daerah. COURT REVIEW: Jurnal Penelitian Hukum, 2 (5)
September, pp. 1-11.
Gilster, Paul. (1997). Digital Literacy. New York: Wiley.
Hadi, I., dan Widnyani, I.A.P.S. (2023). Modernisasi dan Digitalisasi Public Servis: Mewujudkan Indonesia Emas Melalui Harmonisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Jurnal Kridatama Sains Dan Teknolog, 6 (2) pp. 639-658.
Haniko, P., Sappaile, P.I., Gani, I.P., Sitopu, J.W., Junaidi, J., Sofyan., Cahyono, D. (2023). Menjembatani Kesenjangan Digital: Memberikan Akses ke Teknologi, Pelatihan, Dukungan, dan Peluang untuk Inklusi Digital. Jurnal Pengabdian West Science, 2 (5) Mei, pp. 306-315.
Hood, Christopher. (1991). A Public Management for All Seasons? Public Administration, 69 (1) Maret, pp. 3-19.
Karsono. (2024). Strategi Efektivitas Kerja Aparatur. Yogyakarta: Selat Media Patners.
Kristian, I., Nuradhawati, R., Ristala, H. (2024). Peran E-government dalam Meningkatkan Transparansi Publik di Indonesia (Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten Bandung). Jurnal Academia Praja, 7 (2) Agustus, pp. 252-263.
Lestari, P.A., Tasyah, A., Syofira, A., Rahmayani, C.A., Cahyani, R.D., Tresiana, Novita. (2021). Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital (E- government) di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Administrasi Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, 18 (2) Desember, pp. 212-224.
Nurlaila., Zuriatin., dan Nurhasanah. (2024). Transformasi Digital Pelayanan Publik: Tantangan dan Prospek dalam Implementasi E- government di Kabupaten Bima. Public Service and Governance Journal, 5 (2) Juli, pp. 21-37. Pasolong, Harbani. (2019). Teori Administrasi Publik. Bandung: Alfabeta.
Perry, James L., & Rainey, Hal G. (1988). The Public- Private Distinction in Organization Theory: A Critique and Research Strategy. Academy of Management Review, 13 (2) April, pp. 182-201.
Rahmawati, Asna Zultiva. (2023). Peningkatan Literasi Digital untuk Masyarakat Berbasis Era Teknologi Informasi. MUJAHADA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1 (1) Desember, pp. 12-20.
Rahmawati, N.B., dan Tjenreng, N.B.Z. (2025). Peran Good Governance dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik: Perspektif Teoretis. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 5 (1) Januari, pp. 313-323.
Rodiyah, I., Sukmana, H., Mursyidah, L. (2021). Pengantar Ilmu Administrasi Publik. Sidoardjo: Umsida Press.
Saddam, M., Sholichah, N., dan Fatah, Z. (2023). Inovasi Pelayanan Pojok Baca Digital (POCADI) dalam Mendukung Gerakan Literasi Siswa Sekolah di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tebing Tinggi. Soetoomo Administrasi Publik (SAP), 1 (2) Oktober, pp. 161-172.
Saputri, Ekawati., dan Khairani, Syarifah. (2021). Peran Pemerintah dalam Meningkatkan Minat Baca Melalui Pojok Baca Digital (POCADI) di Kota Lhokseumawe, Aceh. Jurnal Informasi Perpustakaan & Kerasipan (Jipka), 1 (1)
Desember, pp. 27-39.
Septiandika, V., Lestari, M.G., Aisyah, S., Hidayatullah, M.R., Amrulla, M.J. (2023). Inovasi Pojok Baca Digital dalam Meningkatan Literasi Masyarakat di Perpustakaan Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 7 (3) Juli,
pp. 2830-2834.
Sucahyo, I., Nawangsih, V.S.A., Megayana, D.F. (2024). Inovasi Pojok Baca Digital dan Peningkatan Minat Baca di Perpustakaan Kota Probolinggo. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 5 (1) Juni, pp. 176-186.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Suhaeni., Irawan., Nasrudin., Puadah, P. (2022). Inovasi Perpustakaan Berbasis Digital dalam Mewujudkan Intelektualitas Mahasiswa. Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKA), 2 (1) Februari, pp. 1-9.
Taufik, M. (2022). Hukum Kebijakan Publik Teori dan Praksis. Yogyakarta: Penerbit Tanah Air Beta.
Undang-Undang No. 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
United Nations. (2022). E-government Survey 2022: The Future of Digital Government [Internet]. Available https://publicadministration.un.org/egovkb/en-us/reports/un-e-government-survey-2022 [Accessed 21 Januari 2025].
Utomo, M.D., Ismail, M., Sawaludin., Sumardi, L. (2023). Pengembangan Digital Citizenship Melalui Pojok Baca Digital di Masyarakat Karang Bedil Kota Mataram. Jurnal Kewarganegaraan, 20 (2) September, pp. 179-
Christhna, D., smail Sumampow, M., & Frans C. Singkoh, M. (2016). Kinerja Aparat Desa Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tinompo Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali Utara. Jurnal Eksekutif, 1(1), 1–10.
Website
Badan Pusat Statistik Kabupaten Probolinggo. (19 April 2024) Luas Wilayah Desa di Kec. Lumbang (km2), 2023-2024. https://probolinggokab.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjU2IzI=/luas-wilayah-desa-di-kec-lumbang.html (diakses pada 15 Oktober 2024)
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.