STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA (Studi Pada Desa Selante Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa)

Wardatul Hafifah, Sunariyanto Sunariyanto, suyeno Suyeno

Sari


 Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2024 tidak mencukupi dalam pembangunan infrastruktur jalan raya di Desa Selante. Hal ini dipengaruhi karena adanya program pembangunan lain serta program pemberdayaan masyarakat, sehingga memerlukan beberapa strategi pemerintah desa dalam usaha mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan naratif melalui pengamatan, pengumpulan data dan analisis terhadap fenomena yang terjadi. Penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena yang terjadi yang dianalisis terkait Strategi Pemerintah Desa Selante dalam Meningkatkan Infrastruktur Dana Desa. Dalam penelitian ini menggunakan teori Kaplan dan Norton (2021) sebagai pisau analisis pembahasan yang didalamnya memuat empat poin penting yang memuat empat indicator utama, (1) prespektif keuangan, (2) prespektif pelanggan atau penggunaan, (3) prespektif proses internal, (4) prespektif pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa selante telah dilakukan secara efektif terutama dalam proses pembangunan desa, namun dalam proses efisiensi anggaran belum terlaksana secara maksimal yang dikarenakan adanya suntikan dana desa dari pihak ke-tiga Ketua-DPRD Sumbawa. Secara proses perencanaan pembangunan infrastruktur telah terlaksana secara terstruktur yang terlaksana secara teknis, administratif dan partisipatif yang dimulai dari musyawarah mufakat bersama masyarakat atau bottom to up.

 

Kata Kunci: Permasalahaan, Strategi, Peningkatan Infrastruktur


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Sumber Buku:

Aizah, L. (2020). Infrastruktur dan pembangunan wilayah. Jakarta: Penerbit Cerdas Bangsa.

Budi, A. (2020). Administrasi Pemerintahan Desa dan Kelurahan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Budiman Sudjatmiko (2014). Gerakan Desa Membangun: Dari Desa ke Negara. Jakarta: Gramedia.

Chandler, A. D. (1962). Strategy and Structure: Chapters in the History of the Industrial Enterprise. MIT Press.

Daryanto. (2014). Pengantar Ilmu Pemerintahan Desa. Yogyakarta: Graha Ilmu

Drucker, Peter F. (1967) The Effective Executive. New York: Harper & Row

Freeman, R. E. (1984). Strategic Management: A Stakeholder Approach.

Boston: Pitman Publishing.

Hadi, sutrisno. 1986. metodologi research. yogyakarta: andi offset

Husein Umar. (2001). Strategic Management in Action (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum, hlm. 30.

Lili, M. (2018). Dana Desa: Konsep dan Implementasi. Yogyakarta: Deepublish.

Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (2001). The Strategy-Focused Organization: How Balanced Scorecard Companies Thrive in the New Business Environment. Harvard Business Press.

Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications

Moleong, Lexy J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nugroho, D. (2014). Desentralisasi dan Otonomi Daerah di Indonesia. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Salim, E. (2005). Pembangunan Berkelanjutan: Mewujudkan Keseimbangan Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Siagian, S. P. (2005). Manajemen Strategik. Jakarta: Bumi Aksara.

Sihaloho, M. (2015). Pemerintahan Desa dalam Perspektif Hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada

Soeharto, D., & Hidayat, T. (2018). Manajemen Pembangunan Infrastruktur: Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta

Soekanto, Soerjono. (2002). Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press

Soetomo, S. (2009). Urbanisasi dan Permasalahan Sosial Kota. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sudirman. (2009). Pemerintahan Desa: Perspektif Teori dan Praktik.

Yogyakarta: Penerbit Andi.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supangkat, T. (2007). Manajemen Strategik. Gresik: Salemba Empat Suparlan. (2008). Pengantar Ilmu Pemerintahan Daerah. Jakarta: Rajawali Pers.

Sutaryo. (2010). Manajemen Pemerintahan Desa. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Tananah, A. (2016). Manajemen Strategi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Van Horne, J. C. (2002). Financial management and policy (12th ed.).

Prentice Hall.Zeithaml, V. A., Parasuraman, A., & Berry, L. L. (1990). Delivering Quality Service: Balancing Customer Perceptions and Expectations. The Free Press

Sumber Jurnal :

Laela, E,S. Sunariyanto, Hirshi A. (2024). Strategi pengembangan kelompok tani dalam mengatasi penurunan hasil pertanian buah apel. Jurnal respon publik, 18(1), 41-48.

Pratama, A. (2018). Pembangunan Infrastruktur Desa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 22(3), 112-123.

Ismatullah, Gerry Katon Mahendra. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Desa Kaligintung Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo 2019. Journal of Social Politics and Governance. 3 (1)

Romzek, B. S., & Dubnick, M. J. (1987). Accountability in the Public Sector: Lessons from the Challenger Tragedy. Public Administration Review, 47(3), 227–238.

Undang-undang :

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang desa Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa. Jakarta: Kemendagri.

Sumber Internet :

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978 449&url=https://sumbawakab.bps.go.id/&ved=2ahUKEwjUlLLri bSKAxVCzjgGHex3DAEQFnoECDQQAQ&usg=AOvVaw1x6To5 2vX-nPzBSYMy


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.