EFEKTIVITAS PROGRAM CENTING PAMER KAOS DALAM PENANGANAN STUNTING DI PUSKESMAS JABUNG SISIR KECAMATAN PAITON KABUPATEN PROBOLINGGO
Sari
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Upaya Perbaikan Gizi menjadi payung hukum bagi intervensi penanganan stunting. Kabupaten Probolinggo termasuk wilayah dengan prevalensi stunting yang membutuhkan pendekatan inovatif. Salah satu respons lokal adalah intervensi inovasi Centing Pamer Kaos, yang memadukan penyuluhan gizi dan distribusi suplementasi kepada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas intervensi tersebut serta mengisi kekosongan kajian empiris mengenai inovasi pelayanan gizi yang langsung menyasar ibu hamil di wilayah Kabupaten Probolinggo. Namun, efektivitas program Centing Pamer Kaos masih menghadapi sejumlah hambatan dalam implementasinya, yaitu: (a) sosialisasi yang belum menyeluruh sehingga publikasi mengenai program di media massa maupun platform informasi masih terbatas; (b) kurangnya keterlibatan sebagian komunitas sehingga tingkat partisipasi masyarakat rendah; dan (c) keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas (sarana dan prasarana) yang mempengaruhi kelancaran pelaksanaan kegiatan. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas program dari Richard M. Steers (1975) dan Campbell et al. (1974) (dalam Sutrisno (2010), dengan lima indikator, di antaranya: (a) pemahaman program; (b) tepat sasaran; (c) tepat waktu; (d) tercapainya tujuan; dan (e) perubahan nyata. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas program serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penurunan angka stunting di Puskesmas Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Miles, Huberman, & Saldana (2014), yang meliputi empat tahap: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas program penanganan stunting melalui inovasi Centing Pamer Kaos dapat dikategorikan cukup efektif. Hal ini terlihat dari lima indikator yang digunakan: (a) pemangku kepentingan umumnya memahami tujuan program; (b) intervensi tepat sasaran pada ibu hamil melalui pemberian vitamin dan penyuluhan; (c) pelaksanaan umumnya tepat waktu meskipun terdapat kendala logistik; (d) tercapainya tujuan berupa penurunan angka stunting; serta (e) adanya perubahan nyata dalam praktik gizi masyarakat. Faktor pendukung program meliputi: (a) partisipasi aktif kader posyandu dan tokoh masyarakat, (b) adanya tenaga kesehatan yang berkomitmen dan ketersediaan sumber daya manusia yang memadai, (c) dukungan dari kebijakan pemerintah daerah dan pusat. Data lapangan menunjukkan bahwa program ini mampu menurunkan prevalensi stunting secara drastis dan signifikan sebesar 20,22% (dari 30,77% pada tahun 2023 menjadi 10,55% pada tahun 2024), lebih besar dibanding beberapa puskesmas lain di Kabupaten Probolinggo. Penurunan tersebut mencerminkan tercapainya tujuan program, meskipun belum seluruh indikator berjalan optimal. Faktor penghambat mencakup: (a) sosialisasi yang belum menyeluruh; (b) kurangnya keterlibatan sebagian komunitas atau masyarakat; dan (c) terbatasnya sumber daya manusia dan fasilitas pendukung. Kesimpulan: program Centing Pamer Kaos di Puskesmas Jabung Sisir terbukti cukup efektif dalam menurunkan angka stunting, namun masih memerlukan perbaikan pada aspek implementasi agar hasil yang dicapai lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan peningkatan publikasi dan transparansi di media massa; pelatihan sumber daya manusia dan kader tenaga kesehatan; peningkatan partisipasi masyarakat; serta penguatan koordinasi lintas sektor agar efektivitas program dapat terus ditingkatkan.
Kata Kunci: Efektivitas, Penanganan Stunting, Centing Pamer Kaos, Puskesmas Jabung Sisir
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Arikunto, S. (1998). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. PT. Rineka Cipta.
Campbell, N.A.,& Reeca, J.B. 1974. Biology. Benyamin Cumming, New. York.
Creswell J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran. Pustaka Pelajar.
Milles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis
A Methods Sourcebook Edisi 3. United State Of America: SAGE Publications, Inc.
Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2017a). Metode Penelitian Kualitatif, cetakan ke-36,. PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Moleong, L. J. (2017b). Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi. PT Remaja Rosdakarya.
Siagian, S. P. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia (Ed.revisi). PT Bumi Aksara.
Silalai, U. (2018). Metodologi Analisis Data dan Interpretasi Hasil Untuk Penelitian Sosial Kuantitatif. Refika Aditama.
Steers, Richard M., Black, J Stewart. (1994) Organizational Behavior. (5th.ed.). Harper Collins College Publishers, New York.
Sugiyono.(2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, E. (2010). Budaya Organisasi. Kencana.
Jurnal dan Skripsi
A’ini, S., Rahma Nst, S. W., Lubis, A. S., Fakhreni, F., & Harahap, R. A. (2023). Edukasi Program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dalam Pencegahan Stunting dengan Media Promosi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), 2091-2097.https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i2.3317.
Abhishek, S., Garg, S., Dewangan, M., Sahu, A., Xalxo, L., Nanda, P., Tandan, P., Quereishi, M. J., & Sahu, A. K. (2025). Community Participation Through Women’s Health Collectives Promoted by India’s National Urban Health Mission: a Realist Evaluation in Chhattisgarh State. International Journal for Equity in Health, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12939-025-02498-z.
Afiatno, D. H., Afifuddin, & Sekarsari, R. W. (2025). Efektivitas Kebijakan One Way System dalam Menanggulangi Kemacetan Kawasan Kayu Tangan Kota Malang (Studi Kasus pada Dinas Perhubungan (DISHUB) Kota Malang). Jurnal Respon Publik, 19(1), 62–72.
Anjani, S., Anggraini, F. D. P., Setyawati, V. A. V., Aprianti, A., & Indriati, A. N. (2022). Efektivitas Metode Edukasi Berbasis Mobile Edu App Sebagai Upaya Intervensi Penurunan Stunting dengan Pendekatan Asuh, Asih, Asah. Jurnal Eduscience, 9(1), 143–151. https://doi.org/10.36987/jes.v9i1.2559
Baek, J., Kim, K. H., & Choi, J. W. (2022). Determinants of adherence to personal preventive behaviours based on the health belief model: a cross-sectional study in South Korea during the initial stage of the COVID-19 pandemic. BMC Public Health, 22(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13355-x.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027.
Cahyono, A., Muchsin, S., & Rahman Ilyas, T. (2023). Efektivitas Penerapan Online Single Submission dalam Pelayanan Perizinan (Studi Pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Malang). Respon Publik, 11, 29–37. https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/11330.
Carrasco, L. N., & Sociology, H. (2022). Experiences of Community Health Workers (CHWs) and their wellbeing : A study of CHWs in Johannesburg Townships . M . A Sociology Research Report Lethiwe Yvonne Mashinini Student..No:322771Declaration :https://wiredspace.wits.ac.za/server/api/core/bitstreams/06cedc54-eedc-40c2-8ccf f68938631df9/content.
Dera Izhar Hasanah, & Afifah Khoerunnisa. (2023). Efektivitas aplikasi Sakedap dalam Sistem Pelayanan Kependudukan Terpadu di DISDUKCAPIL Kabupaten bandung. Jurnal JISIPOL, 7, 57–71. https://unibba.ac.id/ejournal/index.php/jisipol/article/view/1073/877.
Dhohirrobi, A. (2025). Membangun Generasi Sehat Melalui Edukasi Parenting untuk Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia. Jurnal Pengabdian Nasional, 6(2), 417–425.
Dolly, F. I., Sofa, A., & Sakila, B. (2024). Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Pemerataan Kesejahteraan Sosial di Kelurahan Bungo Taman Agung Kecamatan Bathin Iii Kabupaten Bungo. Jurnal STIA Bengkulu : Committee to Administration for Education Quality, 10(2), 127–136. https://doi.org/10.56135/jsb.v10i2.160.
Istiqomah, D. W. N., Utami, T., & Sunesti, Y. (2024). Efektivitas Pengalokasian Dana Desa terhadap Program Percepatan Penurunan Stunting. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 7(1), 607–623. https://doi.org/10.31539/kaganga.v7i1.9352.
Jung, H. G., & Yang, Y. K. (2021). Factors influencing health behavior practice in patients with coronary artery diseases. Health and Quality of Life Outcomes, 19(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12955-020-01635-2.
Li, W., Yigitcanlar, T., Browne, W., & Nili, A. (2023). The Making of Responsible Innovation and Technology: An Overview and Framework. Smart Cities, 6(4), 1996–2034. https://doi.org/10.3390/smartcities6040093.
Norsanti, N. (2021). Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan (Studi Kasus Pada Desa Mampari dan Desa Banua Hanyar). Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 3(1), 10. https://doi.org/10.20527/jpp.v3i1.3825.
Prasetya, L. (2024). Tantangan Menuju Prevalensi Stunting 14%: Mengapa Penurunan Prevalensi Stunting dalam 2 Tahun Terakhir (Tahun 2021 dan 2022) Sangat Kecil Di Indonesia. Jurnal Keluarga Berencana, 33(1), 1–12.
Schuck, R. K., Dwyer, P., Baiden, K. M. P., Williams, Z. J., & Wang, M. (2024). Social Validity of Pivotal Response Treatment for Young Autistic Children: Perspectives of Autistic Adults. Journal of Autism and Developmental Disorders, 54(2), 423–441. https://doi.org/10.1007/s10803-022-05808-4.
Wark, S. (2022). Planning and evaluation of public health interventions. Public Health, 258–276. https://doi.org/10.1017/9781009047784.018.
Website
Badan Pusat Statistik Kabupaten Probolinggo. (2024, 26 September). Kecamatan Paiton dalam Angka 2024. https://probolinggokab.bps.go.id/id/publication/2024/09/26/2ec4b11ba326ed1103ff2c54/kecamatan-paiton-dalam-angka-2024.html (diakses pada 17 Juli 2025).
Badan Pusat Statistika Kabupaten Probolinggo. (2024, 03 Oktober). Publikasi Buku Statistik Kabupaten Probolinggo 2024.204. https://probolinggokab.bps.go.id/id/publication (diakses pada 17 Juli 2025).
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. (2025, 22 Januari). Pemkab Probolinggo gelar review aksi konvergensi 2024 dan analisa situasi stunting 2025. Kominfo Jatim. https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/pemkab-probolinggo-gelar-review-aksi konvergensi-2024-dan-analisa-situasi-stunting-2025. (diakses pada 17 Juli 2025).
Iqbal, M. (2024, 30 September). “Roller Coaster” stunting di Kabupaten Probolinggo. TIMES Probolinggo.https://probolinggo.times.co.id/news/berita/ws8k1hmstz/Roller-Coaster-Stunting-di-Kabupaten-Probolinggo. (diakses pada 7 Juli 2025).
Kominfo.jatimprov.go.id. (2024). Pemkab Probolinggo Gelar Review Aksi Konvergensi 2024 dan Analisa Situasi Stunting 2025. https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/pemkab-probolinggo-gelar-review-aksi konvergensi-2024-dan-analisa-situasi-stunting-2025 (diakses pada 7 Juli 2025).
Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Sejarah Kabupaten Probolinggo. https://dpkpp.probolinggokab.go.id/home-profil/lihat-naskah/1 (diakses pada 7 Juli 2025).
Rifan, Z. (2024, 26 Maret). Desa Jabung Sisir mewisuda puluhan SOTH, diharapkan bisa tekan angka stunting. Inews.Id. https://probolinggo.inews.id/read/423822/desa-jabung-sisir-mewisuda puluhan-soth-diharapkan-bisa-tekan-angka-stunting (diakses pada 5 Juli 2025).
Stunting.go.id. (2025). Prevalensi Stunting Indonesia Turun ke 19,8%. https://stunting.go.id/prevalensi-stunting-indonesia-turun-ke-198/. (diakses pada 5 Juli 2025).
Undang-Undang dan Peraturan
Peraturan Bupati Probolinggo Nomor 94 Tahun 2022 tentang Rencana Induk Kelitbangan Kabupaten Probolinggo.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Upaya Perbaikan Gizi.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) tentang Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting 2021–2024.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.