IMPLEMENTASI PROGRAM PELATIHAN KERJA BAGI MASYARAKAT (Studi Pada Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang)

Rachmad Dandy Firmansyah, Didik Supriyanto, Agus Zainal Abidin

Sari


Kurangnya keterampilan teknis maupun soft skills yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan perubahan tuntutan industri, dunia kerja membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan yang lebih terfokus dan berbasis pada keahlian yang spesifik, yang tidak sepenuhnya didapatkan melalui pendidikan formal. Selain itu, persaingan di dunia kerja semakin ketat, yang menuntut para pelamar untuk memiliki keunggulan kompetitif, baik dalam hal keterampilan teknis, kemampuan interpersonal, maupun pemahaman terhadap perkembangan teknologi terbaru. Dinas Tenaga Kerja Kota Malang memiliki peran yang sangat penting dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja. Adapun pelatihan yang dilaksanakan bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai dan berkompeten, serta memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. Dalam penelitian ini, metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk menggambarkan peristiwa dan fenomena yang terjadi di lapangan. Wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan selama tahap pengumpulan data. Fokus penelitian ini berkaitan dengan proses Implementasi Kebijakan dengan menggunakan variabel yang mempengaruhi keberhasilan Implementasi Kebijakan menurut Edward III : Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi,Struktur Birokrasi Hasil dari penelitian ini implementasi program pelatihan kerja di Dinas Tenaga Kerja Kota Malang masih menghadapi sejumlah tantangan utama, terutama dalam hal keterbatasan sumber daya berupa ketiadaan Balai Latihan Kerja (BLK) yang menyebabkan biaya pelatihan tinggi dan durasi pelatihan tidak dapat memenuhi standar nasional. Meski demikian, program tetap berjalan melalui kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) yang menyediakan bahan, alat, dan instruktur pelatihan. Dari sisi komunikasi, terdapat kendala kedisiplinan peserta, sedangkan dalam indikator struktur birokrasi dan disposisi, Dinas menunjukkan komitmen pelaksanaan yang cukup baik meskipun belum didukung dengan struktur teknis yang ideal. Evaluasi dilakukan melalui survei alumni dan umpan balik LPKS, namun belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem perbaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, program pelatihan tetap dibutuhkan masyarakat dan terus dijalankan meskipun belum maksimal dalam hal efektivitas pelaksanaan dan pencapaian hasil.

 

Kata Kunci : Implementasi,Disnaker,Program Pelatihan Kerja


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku

B Miles, Matter, Huberman Dan Saldana. (2014) Analisis Data Kualitatif. Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta, UI Press

Bogdan Dan Taylor. (1975) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung, Remadja Karya.

Hayat, (2018). Kebijakan Publik Evaluasi, Reformasi, dan Formulasi. Malang: Intrans Publishing

Hutapea Parulian dan Nurianna Thoha. 2008. Kompetensi Plus : Teori, Desain, Kasus dan Penerapan untuk THR dan Organisasi yang Dinamis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Keban, Yeremias T. (2014). Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik: Konsep, Teori dan Isu, Ed.3. Yogyakarta: Gavemedia

Kurniawan, Ardeno. (2015). Audit Internal: Nilai Tambah Bagi Organisasi. Edisi Kedua. Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta.

Leo Agustino. (2006). Politik dan Kebijakan Publik. Bandung:Asosiasi Ilmu Politik Indonesia.

Moleong, L.J. (2011) Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung, Pt. Remaja Rosdakarya.

Nasution. (1998) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung, Tarsito.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suwanto., & Donni Juni Priansa.(2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: ALFABETA,CV

Tachjan. (2006). Implementasi Kebijakan Publik. Bandung:Asosiasi Ilmu Politik Indonesia.

Wirawan. (2015). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia Teori Aplikasi & Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.

Jurnal

Supriyanto, D. (2023). Implementation Of Public Services Mall For The Community In The City Of Malang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 16085-16090.

Harany, L. I., Muchsin, S., & Abidin, A. (2019). Implementasi Pelayanan Publik Melalui Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Dinoyo (Sakdino)(Studi Pada Kantor Kelurahan Dinoyo di Kota Malang). Respon Publik, 13(5), 96-100

.Hia, Y. D. (2013). Strategi Dan Kebijakan Pemerintah Dalam Menanggulangi Pengangguran. Economica, 1(2), 208-213.

Dinda Ardiyanti, Abdul Sadad (2021). Implementasi Program Pelatihan Kerja Di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pelalawan. Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 7, No. 2 / 2021

Ayu Nur Khofifah, Francisca Winarni (2024). Efektivitas Program Pelatihan Kerja Pada Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Timur. Journal Of Public Policy And Administration Research Volume 09 No 02

Imam Wahyudi (2023). Efektivitas Program Pelatihan Tenaga Kerja Dalam Upaya Mengurangi Jumlah Pengangguran Pada Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi. Management Studies And Entrepreneurship Journal Vol 4(5) 2023 : 5873-5881.

Khalimatus Sa’diyah (2020). Efektivitas Pelatihan Kerja Terhadap Penurunan Pengangguran Di Kota Surabaya. Skripsi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Internet

Safir makki (2023). Pengangguran di RI tembus 7,86 juta orang per agustus 2023. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20231106072120-532-1020344/pengangguran-di-ri-tembus-786-juta-orang-per-agustus-2023/amp. Diakses pada 8 mei 2024

Adhi Wicaksono (2022). Pengangguran di RI tembus 8,42 juta orang di 2022. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20230219133919-92-914985/pengangguran-ri-tembus-842-juta-orang-di-2022/amp. Diakses 8 mei 2024


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.