KUALITAS PELAYANAN DALAM PERPANJANGAN SURAT IZIN MENGEMUDI KENDARAAN BERMOTOR (C) TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI SATUAN PENYELENGGARA ADMINISTRASI SURAT IZIN MENGEMUDI KOTA MALANG

Rif’an Yusuf Saifulloh, M. Mas'ud Said, Sunariyanto Sunariyanto

Sari


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengamati kebiasaan penyelenggara jasa dalam memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) C, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi kepercayaan masyarakat pada Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) yang berkedudukan di Kota Malang. Penyelenggara jasa angkutan umum memegang peranan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang ingin dilaksanakan secara efisien dan memperhatikan tuntutan masyarakat. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan fakta melalui observasi, wawancara, dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima aspek utama penyelenggara jasa yaitu: bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Kelima indikator ini mencerminkan bahwa mutu layanan perpanjangan SIM C di Satpas Kota Malang telah berjalan dengan cukup baik dan berdampak positif terhadap kepuasan masyarakat. Selain itu, kualitas pelayanan juga dinilai positif karena memenuhi tiga indikator penting, salah satunya adalah adanya sistem penyaluran keluhan dan saran yang dapat diakses masyarakat melalui berbagai media, seperti kotak saran di area pelayanan, call center, WA Bot Simpati, serta media sosial resmi seperti Instagram dan Facebook. Selanjutnya, survei yang dilakukan secara berkala dengan menggunakan berbagai metode, seperti kuesioner manual, media sosial, kotak saran, dan formulir digital, memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan dengan mudah. Satpas juga secara rutin melakukan evaluasi pra-layanan melalui survei kepuasan serta evaluasi internal, dengan tujuan mengidentifikasi dan menyelesaikan potensi hambatan pelayanan sedini mungkin. Penelitian ini juga mencatat adanya faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pelayanan. Faktor yang mendukung antara lain adalah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan SIM, tersedianya fasilitas yang memadai, serta kualitas sumber daya manusia di Satpas yang kompeten. Sementara itu, faktor penghambat mencakup situasi antrean yang tidak kondusif, yang berakibat pada lamanya waktu tunggu dan ketidaknyamanan. Keadaan ini semakin diperburuk oleh maraknya praktik percaloan yang muncul akibat inefisiensi sistem serta kurangnya kesadaran hukum sebagian warga.

 

Kata Kunci  :  Kualitas Pelayanan,  Kepuasan Masyarakat, Faktor Pendukung dan Penghambat


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Tujuan dan Manfaatnya Bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Diambil kembali dari Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung: https://bkpsdmd.babelprov.go.id/content/otonomi-daerah-esensi-tujuan-dan-manfaatnya-bagi-provinsi-kepulauan-bangka-belitung (Diakses pada 16 Februari 2021)

Arliman, L. (2018). Keterbukaan Informasi Publik Untuk Mendukung Kinerja ASN yang Berkarakter dan Proporsional. Jurnal Cendikia Hukum. Vol 3, No 2 , https://e-jurnal.stih-pm.ac.id/index.php/cendekeahukum/article/view/18.

Budi, I. (2000). Total Quality Management: Panduan untuk Menghadapi Persaingan Global. Jakarta: Djambatan.

Djam'an, S., & Aan, K. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Fazirah, E. N., Sunariyanto, & Abidin, A. Z. (2022). Efektivitas Pelayanan Publik di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) (Studi Kasus di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak PengendalianPenduduk Dan Keluarga Berencana Kota). Jurnal Respon Publik. No. 16 No. 9, https://jim.unisma.ac.id/index.php/rpp/article/view/17961/13621.93-104.

Hasan, S. (2020). Kunci Sukses Kepuasan Pelanggan (Upaya Membangun BUMD). Serang: Media Madani.

Indriantoro, N., & Supomo, B. (2018). Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook Edisi 3. United State Of America: SAGE Publications, Inc.

Moleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Moleong, L. J. (2007). Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Muniman, Said, M. M., & Sekarsari, R. W. (2022). Kualitas Pelayanan Pulik Administrasi Kependudukan Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sampang. Jurnal Respon Publik. Vol 16 No 10, https://jim.unisma.ac.id/index.php/rpp/article/view/18742.95-105.

Nasution, M. N. (2004). Manajemen jasa terpadu : Total service management. Bogor: Ghalia Indonesia.

Prasojo, T. (2023). Pelayanan Publik Era Digital. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.

Rachman, M. (2021). Manajemen Pelayanan Publik. Samarinda: CV. Tahta Media Group .

Robert. (1996). Pelayanan Publik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Siagian, S. P. (2012). Administrasi Pembangunan Konsep, Dimensi, Strateginya. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeda.

Yamit, Z. (2010). Manajemen Kualitas Produk dan Jasa. Yogyakarta: Ekonesia.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.