IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM PENGELOLAAN PASAR (Studi Kasus Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang dan Pasar Induk Kota Batu)
Sari
Implementasi merupakan perwujudan nyata dari (isi/tujuan) kebijakan publik, maka aktifitas-aktifitas implemetasi harus dilakukan secara cermat. Bahwa memang ada kebijakan yang bersifat self executed, yakni yang dapat langsung dilaksanakan, tidak mengurangi makna yang penting dari kecermatan dalam menyusun proses implementasi, sebab dari hasil implementasi tersebut kinerja pemerintah dapat dinilai.Terdapat permasalahan di Pasar Oro-Oro Dowo tentang tidak adanya staf administrasi, kebijakan publik yang kurang terkoordinasi. Kemudian di Pasar Induk Kota Batu beberapa zpna masih sepi, kurangnya komunikasi antara pengelola pasar dan para pedagang. Focus penelitian ini menggunakan variable yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan menurut Edward III yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Pelaksanaan, dan Struktur Organisasi. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan serta pengumpulan data teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa upaya revitalisasi dan inovasi Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang dan Pasar Induk Kota Batu bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur menata pedagang, dan memperkenalkan system digital untuk kenyamanan pengunjung. Kedua pasar tersebut sudah menerapkan pembayaran digital dan promosi menggunakan media social untuk meningkatkan penjualan dan keterlibatan dengan pengunjung. Akan tetapi untuk Pasar Induk Kota Batu promosinya belum maksimal, sehingga masih ada beberapa zona yang masih sepi. Kebijakan Diskoperindag, seperti pembayaran memnggunakan QRIS dan promosi lewat media social dirancang untuk menciptakan pasar yang terorganisir, aman, dan efisien, serta pendukung pedagang lokal dan melestarikan pasar tradisional yang modern di Kota Malang dan Kota Batu. Akan tetapi, kurangnya pendekatan antara pengelola pasar dengan para pedagang membuat para pedagang merasa kebingungan. Sehingga kebijakan pengelolaan pasar menjadi kurang efisien, dan kondisi pasar ada beberapa zona yang masih sepi, hal tersebut membuat beberapa pedagang mengeluh. Saran untuk Pasar Oro-Oro Dowo untuk membentuk staff administrasi guna untuk kebijakan pengelolaan pasar kedepannya berjalan dengan efektif dan efisien sedangkan untuk Pasar Induk Kota Batu, untuk mmeperluas wilayah parker bus, dan mengusahakan setiap bus pariwisata yang masuk ke Kota Batu dihentikan terlebih dahulu untuk berkunjung ke Pasar Induk Kota Batu, guna untuk meramaikan pasar tersebut.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Pasar, Revitalisasi
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Sumber Website
Dimountif Nelaspaba, A. R. (15 Juni 2021). Perancangan Dan Rekomendasi Proses Bisnis Berbasis Teknologi Informasi Pada Pasar Tradisional Menggunakan Business Process Improvement(BPI) (Studi Kasus: Pasar Oro-Oro Dowo Malang). (5/1/2024).
Fatmariyanti, Yanti. Fauzi Anis. (Mei 2023). Kebijakan Publik Versi William Dunn: Analisis Implementasi.. Vol. 1 No. 1
kemenag, j. (4/30/2021). peraturan menteri perdagangan RI. 54 (1) (5/1/2024).
Kotangon, F. (2018). Implementasi Kebijakan Pengelolaan Pasar Rakyat Kecamatan Pasan di Kabupaten Minahasa Tenggara. (7/1/2024).
Nugraha Perdana, F. A. (2023, oktober 02). Melihat Pasar Induk Kota Batu yang Akan Diresmikan Jokowi, Pedagang Mengeluh dan Pengunjung Bingung Pakai Toilet Duduk. p. 1 (15/2/2024).
Nugroho Dr. Riant (14/72017). Kebijakan Publik (Dikatakan, Dimengerti, Dikuasai oleh Pejabat Tinggi Pemerintah). 22. (15/2/2024)
Pro, N. (1/19/15). Landasan Teori Kebijakan Publik. 22.
Putratio1995. (6/12/2023). "Analisa Kebijakan Publik terhadap Pengelolaan Pasar Tradisional". 8.
Rizaldi, A. A. (2022). Analisis Pengelolaan Pasar Tradisional Sumedang Kota di UPT Pasar Kota. 81.
SUSANTO, T. (2017). BAB II Tinjauan Pustaka. https://e-journal.uajy.ac.id/11423/3/TA142382.pdf, 48.
Syahputra Rahman. Manajemen Optimalisasi Pengelolaan Pasar Tradisional. Universitas Riau, Kampus Bina Widya Km. Simpang Baru Panau Pekanbaru 28393 , 48. (8/3/2024)
Wardhana, D. B. (11/30/2018). Inovasi Pengelolaan Pasar Tradisional Oro - Oro Dowo Kota Malang. 183.
Sumber Buku
Dr. J.R. Raco, M.E., M.Sc. (2013). Metode Penelitian Kualitatif (Jenis Karakteristik dan Keunggulannya). Grasindo. Penerbit PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jaarta, 2010. (25/12/2023)
Dr. H. Tachman, M.Si. (2006). Implementasi Kebijakan Publik. AIPI Bandung – Puslit KP2W Lemlit Unpad. (15/4/2024)
Dunn N. William. (2003). Pengantar Analisis Kebijakan Publik (Edisi Kedua). Universitas Mada University Press ISBN 979-420-442-0. (5/1/2024)
Hayat. (2018). Kebijakan Publik Evaluasi, Reformasi, Dan Formulasi. Malang: Intrans Publishing. (5/1/2024)
Kasmad. Hj. Ruinaway, S.Sos, M.Si. (2018) Studi Implementasi Kebijakan Publik. Universitas Terbuka. (2/4/2024)
Masrukhin. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Media Ilmu
Miles, M.B, Huberman, A.M, & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press.
Pramono Joko. S. Sos., M.Si. (2020). Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Cetakan Pertama, Unisri Press. (15/4/2024)
Saripudin Dr. Udin. (2023). Manajemen Pemasaran, Cetakan Pertama. Widina Bhakti Prsada Bandung, Gru CV. Widina Media Utama. (15/4/2024)
Taufiqurokhman.M.Si (2016) Kebijakan Publik. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Moestopo Bragama Pers. ISBN 602-9006-07-0
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.