IMPLEMENTASI PROGRAM ONE VILLAGE ONE PRODUCT TERHADAP USAHA BUMDES TUMPANG KABUPATEN BLITAR

Sandi Wiranata, Slamet Muchsin, Septina Dwi Rahmawati

Sari


One Village One Product (OVOP) merupakan program nasional yang diadopsi dari Jepang yang berfokus melakukan pendekatan untuk pengembangan potensi daerah untuk menghasilkan suatu produk yang unik dan berkualitas dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Dalam implementasi program OVOP di Kabupaten Blitar sesuai dengan SK Bupati No 188 Tahun 2022. OVOP diimplementasikan di Desa Tumpang dengan potensi yang melimpah dan dikelola oleh BUMDes Tumpang yaitu ada pertanian pisang cavendish, peternakan kambing, cafe selo angon. permasalahan yang muncul terkait manajemen organisasi SDM dan pemasaran produk, sehingga terjadi tidak berjalannya usaha pertanian. Permasalahan tersebut diakibatkan karena political will dan terlibatnya orang partai politik sehingga program pengawasan, pembinaan dan bantuan tidak berjalan maksimal. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta uji keabsahan data dengan triangulasi sumber. Pada penelitian ini menggunakan Teori Implementasi Kebijakan dari George Edwards III, yang menjelaskan bahwa implementasi adalah hal yang paling penting dalam kesuksesan kebijakan, terdapat empat indikator keberhasilan yaitu komunikasi, sumber daya, sikap atau disposisi, dan struktur birokrasi. Bahwa dalam proses komunikasi yang berjalan kurang komunikatif, dengan sumber daya yang cukup dengan melibatkan stakeholders, kemudian disposisi Bupati Blitar yang masih political will, dan struktur yang panjang dan manajemen kurang baik. sehingga hal tersebut membuat implementasi yang berlangsung kurang berjalan secara maksimal dan dampak yang diterima oleh BUMDes Tumpang tidak sesuai dengan tujuan dari program OVOP justru mengalami penurunan dan tidak adanya keberlanjutan setelah program OVOP yang berakibat pada pembinaan dan bantuan dari Dinas tidak diterima oleh BUMDes Tumpang.

 

Kata Kunci:.Implementasi,.One Village One Product, BUMDes

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Sumber Buku:

Afrizal. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajagrafindo

Agustino Leo. 2006. Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Assauri. 2012. Manajemen Pemasaran. Jakarta : PT Raja Grapindo

Dwiyanto Agus. 2005. Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Gulo. 2000. Metodologi Penelitian. Jakarta : PT Grasindo Anggota IKAPI.

Herdiansyah. 2019. Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta:

Salemba Humanika.

Indriantoro, Nur, Bambang S. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis.

Yogyakara: BFEE UGM.

Juran, J.M. 1993. Quality Planning and Analysis, 3rd Edition. MC-Graw Hill Book Inc. New York.

Mardiasmo. 2009. Akuntabilitas Sektor Publik, Andi, Yogyakarta.

Moleong, Lexy J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nasution. 2001. Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management), Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nugroho, Riant. 2011. Public Policy. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Oentoro, Deliyanti. 2012. Manajemen Pemasaran Modern, Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.

Subarsono. 2005. Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R & D. Bandung: CV Alfabeta.

Tangkilisan. 2003. Implementasi Kebijakan Publik. Yogyakarta: Lukman Offset YPAPI

Tjiptono. 2014. Pemasaran Jasa: Prinsip, Penerapan dan Penelitian. Yogyakarta

Wahab Abdul, Solichin. 2014. Analisis Kebijaksanaan dari Formulasi ke Implementasi Kebijaksanaan Negara. Jakarta: Bumi Aksara.

Winarno Budi. 2012. Kebijakan Publik: Teori, Proses, dan Studi kasus. Yogyakarta: CAPS.

Tersiana Andra. 2022. Metode Penelitian Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Anak Hebat Indonesia.

Sunggon Bambang, 1994. Hukum dan Kebijakan Pulik. Jakarta: Sinar Grafika.

Undang-Undang:

UUD Tahun 1945 Pasal 33 sebagai Landasan Perekonomian dan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia.

UU No. 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan.

UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2007 Tentang Percepatan Sektor Riil dan Pembangunan Industri Kecil Menengah melalui pendekatan OVOP.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia No. 13 Tahun 2021.

Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 78/M/-IND/9/2007 Tentang Peningkatan Efektifitas Pengembangan Industri Kecil Dan Menengah Melalui Pendekatan Satu Desa Satu Produk (One Village One Product) di Sentra.

Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 39 Tahun 2010 Tentang Badan Usaha Milik Desa.

Sumber Jurnal:

Claymone, Jaiborisudhi. 2011. A study on one village one product project (OVOP) in Japan and Thailand as an alternative of community development in Indonesia (Jurnal Internasional). The Internasional Journal of East Asian Studies: Vol. 16 No. 1 2011.

Gita, Yuliana, Suprayitno. 2021. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pendekatan OVOP (Skripsi). Ar-Ribhu: Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah. ISSN Vol. 2 No. 2, Desember 2021.

Kutsiyah Farahdilla. 2017. Performa Desa yang Diusulkan untuk Penerapan OVOP di Kabupaten Pamekasan (Skripsi). Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah. P-ISSN:2354-7057 Vol. 4 No.1 Juni 2017.

Murti, Harianto. 2019. Pendekatan OVOP Dalam Pemberdayaan Ekonomi Desa (Skripsi). Fakultas Teknologi Informasi Unmer Malang: ISSN 2598-0076.

Rahmawati, S. D. 2018. Educational Tourism on Screen (ETOS). Prosiding Semnasfi, 1(1), 234-239.

Ridwan, M. A., Muchsin, S., & Hayat, H. 2017. Model Pengembangan Ekowisata dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 2(2), 141-158.

Subiantoro Jhevanda. 2019. Kolaborasi antar Stakeholder dalam Program OVOP Kendang Jimbe di Kota Blitar. Skripsi Administrasi Negara, Universitas Airlangga.

Wahyudi Aris. 2016. Efektivitas dan Efisiensi Implementasi OVOP dalam Pengembangan BUMDES Gerabah di Kasongan (Tesis). Tata Kelola Seni:Vol. 2 No.1 Juni 2016. Pasca ISI Jogja.

Sumber internet:

OVOP Indonesia. https://ovop.kemenperin.go.id/ (online). Diakses pada 18 Januari 2023.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.