DAMPAK REST AREA TERHADAP PENINGKATAN TARAF KEHIDUPAN SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT KABUPATEN MALANG (Studi Kasus Pada Rest Area Karangploso dan Rest Area 77 Lesehan Ngantang Kabupaten Malang)
Sari
Pemerintah memberikan wewenang berupa kepada Kepala Daerah dengan tujuan salah satunya adalah untuk meminimalisir eskalasi jumlah penduduk dibawah garis kemiskinan.Di Kabupaten Malang, implementasi pembangunan ekonomi desa mandiri adalah dengan dibangunnya rest area di akses jalan menuju daerah wisata di Malang Raya. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan rest area di dua desa di Kabupaten Malang, yakni Desa Mulyorejo, Ngantang dan Desa Donowarih Karangploso. Penelitian ini mengadopsi jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang kemudian dilakukan analisis SWOT dalam menganalisa data. Dalam pengumpulan data digunakan metode berupa wawancara, dokumentasi, observasi dan juga balanced scorecard. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa Pemerintah Desa setempat dapat mengetahui kekuatan dan juga peluang dari rest area terkait untuk dapat dikembangkan sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat desa setempat. Namun, berdasarkan analisis SWOT juga terdapat kelemahan dan juga ancaman bagi masyarakat setempat sehingga diperlukan strategi yang sesuai untuk mengatasi kelemahan dan ancaman yang ada. Bagi rest area Karangploso, strategi tersebut antara lain, melakukan kegiatan bersama antara Pemerintah Desa dan warga rest area yang dapat meningkatkan kerukunan antar warga dan juga meningkatkan pendapatan pedagang di rest area, Memaksimalkan penggunaan teknologi komunikasi untuk mempromosikan rest area, membentuk paguyuban pedagang yang melibatkan pemerintah desa danjuga pedagang di rest area, Melakukan penyuluhan bagi warga desa, Menambah tenaga kebersihan di sekitar rest area, melaporkan secara berkala penggunaan uang sewa kepada masyarakat. Sedangkan bagi rest area 77 Lesehan Ngantang, strategi tersebut antara lain, mendirikan gerai yang menjual hasil UMKM lokal, bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menjadikan kawasan rest area sebagai ikon wisata kuliner, bekerjasama dengan pemerintah daerah dan juga investor dalam penyelesaian pembangunan rest area, memaksimalkan promosi melalui sosial media, menambah tenaga kebersihan.
Â
Kata Kunci : Rest area, Analisis SWOT, Otonomi Daerah.
Â
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Sumber Buku :
Arsyad, Lincolin. 1999. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. BPFE. Yogyakarta
Basri, Faisal. 2002. Perekonomian Indonesia Tantangan Dan Harapan Kebangkitan Indonesia. Erlangga : Kalisari.
Dye, Thomas R. 2005. Understanding Public Policy. New Jersey: Pearson Education Inc.
Fahmi, Irham. 2010. Manajemen Resiko : Teori, Kasus dan Solusi. Bandung : Alvabeta.
Kuncoro, Mudrajad, 2010, Masalah, Kebijakan, dan Politik Ekonomika Pembangunan, Jakarta: Erlangga
Listyaningsih. 2014. Administrasi Pembangunan, Pendekatan Konsep dan Implementasi. Yogyakarta: Graha Ilmu
Nasution, M. N. 2004. Manajemen Mutu Terpadu. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nitisastro, W. (2010). Pengalaman Pembangunan Indonesia : Kumpulan Tulisan dan Uraian. Jakarta: Kompas.
Riyadi dan Deddy Supriyadi Bratakusumah. 2005. Perencanaan Pembangunan Daerah. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
Robinson, Pearce. 1997. Manajemen Stratejik Formulasi, Implementasi, dan Pengendalian Jilid 1. Jakarta : Binarupa Aksara.
Sarundajang, 2012, Birokrasi Dalam Otonomi Daerah : Upaya Mengatasi Kegagalan. Jakarta Selatan : Kata Penerbit.
Soekanto, Soerjono. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Sumardi, Suryabrata. 2004. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sumodiningrat, Gunawan. 1999. Pemberdayaan Masyarakat & Jaringan Pengaman Sosial. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Swardono, 2002. Manajemen Strategik, Konsep dan Kasus. Yogyakarta : UPP AMP YKPN.
Sumber Jurnal :
Alamsyah, A. Ansyori. 2011. Peningkatan Jalan Pada Areal Pertanian Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Donowarih Kecamatan Karangploso. Jurnal Dedikasi. Vol. 8. Hlm. 74-81.
Astrawan G, Wayan., I Made Nuridja, & I Ketut Dunia. 2014. Analisis Sosial Ekonomi Penambang Galian C di Desa Sebudi Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem Tahun 2013. Jurnal Pendidikan Ekonomi UNDIKSHA. Vol. 4, No. 1. DOI: https://doi.org/10.23887/jjpe.v4i1.1906
Budiyono, Debora, Rizki Alfian, Irawan Setyabudi, & Hendra Kurniawan. 2020. Penataan Taman Mini Market sebagai Fasilitas Desa Wisata di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Jurnal Akses Pengabdian Indonesia (JAPI). Vol. 5, No. 1. Hlm. 7-11.
Endah, Kiki. 2020. Pemberdayaan Masyarakat : Menggali Potensi Lokal Desa. Jurnal Moderat. Vol. 6, No. 1, hlm. 135-143.
Fajri, M. A. Nurul. 2021. Hubungan Otonomi Daerah dan Kesejahteraan Orang Indonesia. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP). Vol. 7, No. 2, hlm. 273-289.
Kholik, Saeful. 2020. Perencanaan Pembangunan Daerah Dalam Era Otonomi Daerah. Jurnal Hukum Mimbar Justitia. Vol. 6, No. 1, hlm. 56-70.
Pramusita, Arina., & Eska N. Sarinastiti. 2018. Aspek Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Desa Wisata Pantai Trisik, Kulonprogo. Jurnal Pariwisata Terapan. Vol. 2, No. 1, hlm. 14-25. https://doi.org/10.22146/jpt.35378
Prapti, Rr. Lulus, Edy Suryawardana & Dian Triyani. 2015. Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur Jalan Terhadap Pertumbuhan Usaha Ekonomi Rakyat Di Kota Semarang. Jurnal Dinamika Sosbud. Vol. 17, No. 2, hlm. 82-103.
Tantalu, Lorine, Pramono Sasongko, & Rozana. 2017. Peningkatan Pendapatan Anggota Pkk Melalui Usaha Pembuatan Yoghurt Di Desa Wisata Mulyorejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Jurnal Akses Pengabdian Indonesia (JAPI). Vol. 1, No. 2. Hlm. 18-22.
Wihana. 2017. Peranan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Pengembangan Dalam Pembangunan Bidang Ekonomi Di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Jurnal Aktual STIE Trisna Negara. Vol. 15, No. 2, hlm. 75-86.
Wiltshire, Anne Hilda. (2016). The Meanings of Work In A Public Work Scheme In South Africa. International Journal of Sociology and Social Policy. http://dx.doi.org/10.1108/IJSSP-02-2015-0014.
Wolman, H., Mcmanmon, R., Bell, M., & Brunori, D. (2009). Comparing Local Government Autonomy Across States. GWIPP Working Paper. The George Wangshinton University.1-55.www.gwu.edu/~gwipp
Sumber Skripsi :
Kurniawan, Wawan. 2016. Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Pariwisata Umbul Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Skripsi.
Safriana, Rakhmi. 2018. Dampak Sosial Ekonomi Pengelolaan Pariwisata Pemerintah Swasta Terhadap Kondisi Masyarakat Lokal (Studi Pada Objek Wisata Small World Ketenger Baturraden, Banyumas). Skripsi.
Wulandari, Faj’ri N. A., & Nugraheni Rintasari. 2019. Dampak Keberadaan Desa Wisata Terhadap Peningkatan Perekonomian Dan Kehidupan Sosial Masyarakat (Studi Kasus di Desa Wisata Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul). Naskah Publikasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. http://eprints.uad.ac.id/14790
Yulianti, Dini. 2020. Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus pada Masyarakat Pelaku Usaha di Sekitar Objek Wisata Pantai Tanjung Setia, Pekon Tanjung Setia Kec. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Barat). Skripsi.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.