KONTRIBUSI PENGEMBANGAN WISATA BEE JAY BAKAU RESORT TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Kasus di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo)

Dhani Wahid, Slamet Muchsin, Sunariyanto Sunariyanto

Sari


Pariwisata mempunyai peran strategis sebagai pembangunan nasional. Pariwisata berkontribusi penting terhadap pembangunan yang berkaitan dengan sosial dan ekonomi. Selain itu, Pariwisata merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan pendapatan daerah, karena dengan adanya Pariwisata dapat diperoleh penerimaan daerah sebagai dasar pengembangan terhadap pembangunan bernegara. Berangkat dari hal tersebut maka peneliti ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan bagaimana pengembangan wisata Bee Jay Bakau Resort, Kontribusi Bee Jay Bakau Resort terhadap pendapatan asli daerah, faktor pendukung dan penghambat pengembagan wisata Bee Jay Bakau Resort. Yang hasilnya akan berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait dengan kontribusi pengembangan wisata Bee Jay Bakau Resort terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Prolinggo, serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat pengembangan pariwisata tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana dalam analisis penelitian menggunakan teori pengembangan oleh Pearce dan Summeng 2001, yang membahas mengenai pengembangan dan toeri Pendapatan Asli Daerah oleh Mardiasmo 2001 mengenai perpajakkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Bee Jay Bakau Resort telah melakukan pengembangan pariwisata. 2) Bee Jay Bakau Resort berkontribusi terhadap pajak dan retribusi daerah. 3) Sedangkan beberapa faktor pendukung yaitu suburnya tumbuhan mangrove. Disisi lain, yang menjadi faktor penghambat adalah tumpukan sampah di kawasan hutan mangrove.

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahimsa. Putra, H.S. 2000. Pengembangan Model Pariwisata Pedesaan Sebagai Alternatif Pembangunan Berkelanjutan (Studi Tentang Identifikasi Potensi dan Perencanaan Dalam Pengembangan Model Pariwisata Pedesaan). Yogyakarta, Pusat Studi Lembaga Pendidikan Penelitian Universitas Gajah Mada.

Fandeli, Ch., 1995, Pengertian dan Kerangka Dasar Kepariwisataan dalam “Dasar-dasar Manajemen Kepariwisataan Alamâ€, Editor. Ch, Fandeli, Liberty, Yogyakarta.

Guritno Mangkoesoebroto. 1997. Ekonomi Publik. Yogyakarta: BPFE

Harsono, 2008, Pembiayaan pendidikan, Yogyakarta: Surayajaya Press.

Kolter, Philip. 2001. Manajemen Pemasaran Perpektif Asia. Yogyakarta. Penerbit ANDI.

Kodhyat. 1996. Sejarah Pariwisata dan Perkembangan di Indonesia, Bandung: PT.Gramedia Widia Asarama Indonesia.

Mappi, Andi Sammeng. 2001. Cakrawala pariwisata. Jakarta: Balai Pustaka.

Marpaung, Happy dan Bahar, Herman. 2000. Pengantar Pariwisata. Bandung:

Alfabeta

Mardiasmo. 2011. Perpajakan (Edisi Refisi). Penerbit ANDI. Yogyakarta

Moleong, Lexy J. 2012. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya

Miles, Hubermean, dan Saldana. 2014. Qualitative Data Analiysis, A Methodps Sourceebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemah Tjetjep Rohindi Rohindi, UI-Press.

Nazir, Moh. 2014. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Pendit, Nyoman S. 1994. Ilmu Pariwisata: Sebuah Pengantar. Jakarta: Pradnya

Paramita.

Pitana, I G. dan Gayatri, P G. 2004. Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi. 195 hal

Soebagyo, Joko. P. 1991. Metode Penelitian dalam Teori dan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta.

Spillane, J. J. 1994. Pariwisata Indonesia Siasan Ekonomi dan Rekayasa

Kebudayaan. Jakarta: Kanisius

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kulitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunaryo, Bambang. 2013. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media

Suwantoro, Gamal. 2004. Dasar-dasar pariwisata. Yogyakarta: andi.

Yani, Ahmad. 2008. Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.