MANAJEMEN TATA KELOLA KAMPUNG TUKANG UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN WARGA RT02 RW03 DESA ASRIKATON KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG

Yulia Syayidhatul Fitri, Nurul Umi Ati, Sunariyanto Sunariyanto

Sari


Kampung Tukang merupakan sebuah organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pelayanan jasa pertukangan yang terletak di RT02 RW03 Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Dalam Kampung Tukang menyediakan jasa layanan pertukangan sesuai kebutuhan coustemer.Dengan kegiatan Kampung Tukang sebagai organisasi masyarakat penyedia layanan jasa pertukangan memberikan dampak peningkatan pendapatan khususnya bagi warga RT02 RW03 Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen tata kelola Kampung Tukang untuk meningkatakan pendapatan warga RT02 RW03 Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, serta hambatan dan faktor pendukung dalam Kampung Tukang.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian adalah manajemen tata dan manajemen kinerja Kampung Tukang sesuai dengan tugas anggota pengurus Kampung Tukang, Sedangkan untuk hambatan utama dalam Kampung Tukang adalah kesibukan anggota di luar Kampung Tukang ada juga hambatan teknis yang di hadapi oleh Bidang Promosi & Creative yaitu  skill karena tidak semua orang bisa membantu. Sedangkan untuk faktor pendukung yaitu ada 5 yang pertama lokasi Kampung Tukang, banyak tukang, ketersedian Tukang, didukung warga dan partisipasi muda mudi.

 

Kata Kunci : Manajemen tata kelola, Kampung Tukang, Peningkatan Pendapatan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Sudiro, Achmad. 2018. Perilaku Organisasi. Jakarta:Bumi Aksara.

Siagian.Sondang P. 2003. Filsafat Administrasib Edisi Revisi. Jakarta:Bumi Aksara.

Rifa’i H, Muhammad dan Fadli Muhammad. 2013. Manajemen Organisasi. Medan: Cita Pustaka.

Huberman, dkk. 2014. Qualitative Data Analysis: A Methods sourcebooks 3rd . Thousand Oaks. Ca: Sage.

Afifuddin. 2010. Pengantar Administrasi Pembangunan. Bandung: Alfabeta.

Riyadi,dkk. 2015. Indicator Kesejahteraan Rakyat 2015. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Wulan, Rizky Madya dan Muktiali Muhammad. 2013. Peran Non Govermental Organization (GIZ dan LSM Bina Swadaya) Terhadap Klaster Susu Sapi Perah Di Kabupaten Boyolali. Jurnal Wilayah dan Lingkungan. 1 (02): 157-174.

Gumilang, Galang Surya. 2016. Metode Penelitian Kualitatif Dalam Bidang Bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling. 2 (02): 144-159.

Rismayanti.2018. Hambatan Komunikasi Yang Sering Dihadapi Dalam Sebuah Organisasi. 4 (01): 825-834.

Liatiani, Teni. 2011. Manajemen Kinerja, Kinerja Organisasi Serta Implikasinya Terhadap Kualitas Pelayanan Organisasi Sector Publik. Jurnal Ilmu Administrasi. 8 (03):312-321.

Mellu, Marlin Rosanti. Analisis Faktor Penunjang dan Penghambat Pengembangan Objek Wisata (Studi Pada Objek Wisata Alam Bola Palelo, Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten Timur Tengah Selatan). Jurnal Of Management. 7 (12):269-286.

Undang-Undang

Undang-Undang Repubik Indonesia No 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Masyarakat.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.