Analisis Tegangan Sisa Pada Proses Quenching Baja Pegas Daun

Ibrahim Ibrahim

Abstract


Abstrak

Analisis tegangan sisa pada proses quenching baja pegas daun. Telah dilakukan penelitian baja pegas daun yang diheat treatment pada suhu awal 500℃  ditahan selama 20 menit, lalu dihardening hingga mencapai fasa austenit pada suhu 950℃ ditahan selama 40 menit. Kemudian salah satu sampel lansung di uji x ray difraction sebagai parameter kisi awal  dan sampel selanjutnya diquenching menggunakan media pendingin air dengan suhu 25℃ dan di normalizing dengan suhu ruang 27℃. Identifikasi tegangan sisa dilakukan dengan sinar-X. Pengukuran struktur kisi dan pembuatan difaktogram menggunakan alat XPERT-PRO menggunakan Sumber copper Cu dengan panjang gelombang 1.54060µm,  tegangan 40 mA, Arus 35 Kv. Analisiss difaktogram menunjukkan beberapa puncak difraksi. Pada baja pegas daun tanpa perlakuan 2θ = 44.5711°, 64.8230°, 82.1580°. Analisis difaktogram dari hasil quenching air memperlihatkan 2θ = 41.8201°, 44.4943°, 82.2747° dan difaktogram proses normalizing udara 2θ = 33.0817°, 39.1981°, 71.8683°. Dari  difaktogram memperlihatkan bahwa pendinginan menggunakan air dan udara menyebabkan tegagan tarik karena pergesearan puncak difraksi ke arah 2θ. Tegangan sisa tarik pada media pendingin air sebesar 0,13353 kN/mm2 dan udara 0.0121 kN/mm2. Hasil analisis tegangan sisa menunjukkan regangan kisi pada baja pegas daun dengan pergeseran bidang kisi kristal karena metoda proses pemanasan dan pendinginan, dimana pada baja pegas daun hasil heat treatment meningkatkan kekuatan bahan akan tetapi memiliki kecenderungan  terjadi deformasi yang menyebabkan terjadi tegangan sisa.

Kata kunci: Baja Pegas Daun, Difraksi Sinar-X, Tegangan Sisa.

 


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.