PENGARUH VARIASI CO-SOLVENT DALAM PROSES HYDROTHERMAL CARBONIZATION CAMPURAN LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN BATU BARA SUB-BITUMINOUS TERHADAP KARAKTERISTIK DAN KINETIKA PEMBAKARAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi co-solvent citric acid 0,5 M dan NaOH 0,5 M pada proses Hydrothermal Carbonization (HTC) campuran tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan batubara sub-bituminous terhadap karakteristik dan kinetika pembakaran. Analisis dilakukan menggunakan TGA-DTG untuk menentukan temperatur penyalaan, temperatur puncak, temperatur burnout, laju degradasi massa, dan indeks pembakaran. Energi aktivasi dihitung menggunakan metode Coats–Redfern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citric acid-TKKS memiliki temperatur penyalaan terendah sebesar 223,94 °C, sedangkan NaOH-TKKS sebesar 251,30 °C dan batubara sebesar 280,25 °C. Nilai combustion index citric acid-TKKS, NaOH-TKKS, dan batubara berturut-turut sebesar 32,43; 27,63; dan 47,59. Hasil kinetika menunjukkan energi aktivasi berbeda pada setiap tahap dekomposisi, yang menunjukkan bahwa variasi co-solvent memengaruhi karakteristik dan reaktivitas pembakaran hydrochar.
Kata kunci: TKKS, Hydrothermal Carbonization, co-solvent, TGA-DTG, Coats–Redfern.Refbacks
- There are currently no refbacks.
