PENGARUH NOZZLE DAN KECEPATAN PEMOTONGAN LAS GAS OXY ACETYLENE PADA PLAT BAJA ST37-2 TERHADAP KEKASARAN HASIL POTONG DENGAN KETEBALAN 16 MM

Yovan Ardiansyah, Priyagung Hartono, Artono Raharjo

Abstract


Pemotongan plat baja dengan metode oxy-acetylene cutting banyak dipakai di industri sebab prosesnya sederhana, ekonomis,serta bisa memotong material tebal. Kualitas hasil potongan dipengaruhi oleh beberapa parameter, terutama ukuran nozzleserta kecepatan pemotongan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kedua parameter tersebut atas kekasaran permukaan hasil potong baja ST37-2 ketebalan 16 mm dan juga menentukan kombinasi parameter yang paling optimal. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen memakai variasi nozzle 2 mm, 3 mm, serta 4 mm dengan waktu pemotongan 3 detik, 4 detik, serta 5 detik di panjang potong 55 mm. Setiap perlakuan diuji dua kali serta nilai kekasaran permukaan (Ra) diukur memakai Surface Roughness Tester. Data dianalisis memakai metode ANOVA di taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya ukuran nozzle, kecepatan pemotongan, dan juga interaksi keduanya berpengaruh signifikan atas kekasaran permukaan (P-Value < 0,001). Faktor yang paling dominan ialah ukuran nozzle dengan F-Value 27.329,71, diikuti kecepatan pemotongan dengan F-Value 15.050,48. Nilai kekasaran terendah senilai 1,42 µm diperoleh di nozzle 4 mm serta waktu pemotongan 4 detik, sedangkan nilai tertinggi senilai 6,36 µm terjadi di nozzle 3 mmserta waktu pemotongan 5 detik. Model penelitian mempunyai tingkat keakuratan yang sangat tinggi dengan nilai R² senilai 99,99%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya kombinasi nozzle 4 mm serta waktu pemotongan 4 detik ialah keadaan terbaik guna menciptakan permukaan potongan yang paling halus.

Kata kunci: oxy-acetylene cutting, nozzle, kecepatan pemotongan, baja ST37-2, kekasaran permukaan


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.