analisis karakteristik pembakaran bahan bakar padat kopi Arabika dan tanah merah 10% melalui proses pirolisis

Afdal Hamzah, Ena Marlina, Akhmad Faruq Alhikami

Abstract


Kopi Arabika (Coffea arabica) merupakan salah satu jenis kopi yang dikenal memiliki kualitas dan cita rasa lebih unggul dibandingkan jenis kopi lainnya. Indonesia termasuk produsen utama kopi Arabika di dunia dengan jumlah produksi pada tahun 2022–2023 mencapai sekitar 150 ribu ton. Tingginya produksi tersebut berdampak pada meningkatnya limbah ampas kopi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemanfaatan limbah ampas kopi sebagai sumber daya terbarukan, salah satunya melalui konversi menjadi biochar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Islam Malang. Bahan yang digunakan berupa ampas kopi Arabika dengan penambahan tanah liat sebesar 10%, kemudian dibandingkan dengan batu bara sub-bituminus 100% melalui proses pirolisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kurva S pada sampel campuran ampas kopi Arabika dan tanah liat sebesar 0,000011614, yang mengindikasikan adanya interaksi material yang lebih kuat, baik dari struktur mikro maupun komposisi kimia, sehingga memengaruhi respons material terhadap perlakuan termal. Sebaliknya, sampel batu bara sub-bituminus memperoleh nilai 0,0000007893 yang menunjukkan karakteristik material yang lebih stabil dan respons yang relatif lebih kecil terhadap perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut, limbah ampas kopi Arabika dengan penambahan tanah liat 10% berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif, ditinjau dari karakteristik degradasi massa dan sifat pembakarannya.

Kata Kunci: Kopi Arabika, Pirolisis, batu bara Bituminus, tana liat

 


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.