Analisis thermodinamika pembakaran pada pencampuran sub-bittuminus batu bara dengan tempurung kelapa
Abstract
ABSTRAK
Batu bara sub-bittuminus merupakan salah satu bahan bakar tidak terbarukan yang penggunaannya cukup tinggi pada industri energi dan pembangkit listrik. Tingginya penggunaan batu bara sebagai bahan bakar berbanding lurus dengan tingginya dampak negatifnya terhadap lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan batu bara dapat dilakukan cofiring. Cofiring merupakan metode pencampuranbiomassa dengan batu bara dalam proses pembakaran di PLTU. Biomassa yang dapat digunakan untuk cofiring adalah batok kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristikpembakaran campuran tempurung kelapa dan batu bara, termasuk pengurangan kadar air, peningkatan kandungan karbon tetap, serta pengaruhnya terhadap efisiensi pembakaran. Proses cofiring dilakukan dalam penacmapuran batok kelapa dan batu bara dengan variasi 0, 20 dan 40% kemudian dipanaskan dengan furnace. Analisis degradasi massa dilakukan menggunakanThermogravimetric Analysis (TGA) dengan pemanasan hingga1000°C dalam atmosfer oksigen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran batok kelapa ke dalam bahan bakar batubara sub-bituminous memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakteristik pembakaran. Dari aspek degradasi massa, pencampuran ini menunjukkan adanya perubahan perilaku termalyang mencerminkan interaksi antara kedua bahan bakar
Kata kunci: Cofiring, Batok Kelapa, Batu Bara, thermogravimetric analysis, profil degradasi massa, pelarut organik
Refbacks
- There are currently no refbacks.
