Pengaruh Penambahan Variasi Ayakan Abu Batok Kelapa Pada Serat Rami Bermatriks Epoxy Terhadap Kekuatan Bending

Dede Taufiqurrohman, Unung Lesmanah, Artono Raharjo

Abstract


Indonesia memiliki potensi kekayaan serat alam yang sangat berlimpah dan bervariasi macamnya, maka dari itu peluang yang sangat menarik dalam pengembangan komposit polimer dengan menggunakan serat alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi ukuran ayakan abu batok kelapa dan orientasi serat terhadap kekuatan bending komposit serat rami. Komposit dibuat dengan mencampurkan serat rami dan abu batok kelapa yang diolah dengan resin epoxy, kemudian diuji menggunakan metode three-point bending sesuai dengan standar ASTM D790-03. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ukuran ayakan abu batok kelapa yang lebih halus berkontribusi pada peningkatan kekuatan bending, dengan spesimen yang menggunakan ukuran ayakan 100 mesh dan orientasi serat anyaman mencapai nilai maksimum 733.7 N. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa model yang diperoleh dapat menjelaskan 95.4% variasi dalam kekuatan bending, menegaskan pentingnya kedua faktor tersebut. Selain itu, analisis varians (ANOVA) menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara variasi ukuran ayakan dan orientasi serat terhadap kekuatan bending. Penelitian ini mengindikasikan potensi penggunaan serat rami dan abu batok kelapa sebagai bahan komposit yang ramah lingkungan dengan kekuatan mekanik yang baik, yang dapat diaplikasikan dalam industri otomotif dan konstruksi.
Kata kunci: Komposit, serat daun pandan duri, fraksi volume, orientasi arah serat, resin urea formaldehyde, uji Tarik.


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.