EFEK VARIASI KONSENTRASI KATALIS DAUN PEPAYA DAN TULANG HEWAN TERHADAP KUALITAS ANGKA ASAM BIODIESEL MINYAK KEDELAI
Abstract
ABSTRACT
Dampak negatif dari bahan bakar fosil terhadap kesehatan dan lingkungan, serta sifat korosif dari katalis homogen dalam produksi biodiesel, mendorong pencarian alternatif yang lebih ramah lingk ungan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan biodiesel dari minyak jelantah dengan memanfaatkan katalis heterogen berbahan dasar organik, yaitu tulang hewan dan daun pepaya, yang kaya akan kandungan kalsium untuk mempercepat reaksi kimia. Proses produksi melibatkan tahap esterifikasi menggunakan asam sulfat 98% selama 90 menit pada suhu 60°C guna menurunkan kadar asam lemak bebas, dilanjutkan dengan tahap transesterifikasi menggunakan rasio molar metanol terhadap minyak (MTOR) 5:1, 9:1, dan 12:1 serta massa katalis sebesar 2%, 4%, dan 6%. Hasil optimal diperoleh pada MTOR 12:1 dengan 6% katalis, menghasilkan rendemen 97,1%, densitas 0,865 g/mL, viskositas kinematik 2,58 cSt, angka asam 0,352 mg NaOH/g, dan kadar FFA 0,24%, sesuai dengan standar SNI 7182:2015. Uji titik nyala menunjukkan nilai di atas 100°C, memenuhi persyaratan keamanan. Katalis yang digunakan juga terbukti dapat dipakai ulang hingga tiga kali dengan rendemen tetap melebihi 80%. Temuan ini menunjukkan potensi besar penggunaan katalis berbasis limbah organik sebagai solusi alternatif dalam produksi biodiesel berkelanjutan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
