TRANSESTERIFIKASI MINYAK KEDELAI MENGGUNAKAN KATALIS DAUN PEPAYA DAN TULANG HEWAN MENJADI BIODIESEL EFEK KATALIS DAN MTOR TERHADAP DENSITAS

Muhammad Reno Aldiansyah, Akhmad Faruq Alhikami

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi rasio metanol terhadap minyak (MTOR) serta konsentrasi katalis terhadap karakteristik fisik biodiesel, khususnya densitas dan viskositas kinematik. Proses produksi biodiesel dilakukan menggunakan bahan baku minyak goreng bekas dengan rasio MTOR 5:1, 9:1, dan 12:1, serta konsentrasi katalis sebesar 2%, 4%, dan 6%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan rasio MTOR dan konsentrasi katalis cenderung menurunkan nilai densitas biodiesel. Densitas yang terlalu tinggi dapat menurunkan efisiensi pembakaran karena membutuhkan tekanan injeksi lebih besar, sementara densitas terlalu rendah menghasilkan energi lebih sedikit. Berdasarkan SNI 7182:2015, hanya sampel dengan MTOR 12:1 di semua variasi katalis yang memenuhi standar densitas biodiesel (0,85–0,89 g/mL). Di sisi lain, viskositas kinematik biodiesel juga dipengaruhi oleh rasio MTOR, di mana rasio 12:1 menunjukkan penurunan viskositas yang signifikan dibandingkan MTOR lainnya. Nilai viskositas yang terlalu tinggi dapat menghambat aliran bahan bakar dan penyemprotan di sistem injeksi, sedangkan nilai yang terlalu rendah menurunkan efisiensi pembakaran dan efek pelumasan. Tiga sampel dengan MTOR 12:1 di semua variasi katalis juga memenuhi standar viskositas kinematik biodiesel menurut SNI (2,3–6,0 cSt). Hasil ini menunjukkan bahwa rasio MTOR 12:1 merupakan kondisi optimal untuk menghasilkan biodiesel yang sesuai dengan standar nasional.


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.