Analisis pengaruh fraksi volume dan orientasi arah serat terhadap kekuatan tarik serat daun nanas dengan matriks urea formaldehyde

Riko Rizki Alvianto, Mochammad Basjir, Ismi Choirotin

Abstract


Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologimemunculkan penemuan - penemuan baru diberbagai bidang. Dunia teknik merupakan salah satu bidang yang menunjukkanperkembangan yang sangat pesat. Terobosan - terobosan baru senantiasa dilakukan dalam rangka mencapai suatu hasil yang dapat bermanfaat bagi umat manusia. Penggunaan material yang diaplikasikan sebagai komponen pada suatu struktur menurut adanya peningkatan sifat mekanis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraksi volume dan orientasi arah serat terhadap kekuatan tarik komposit serat daun nanas dengan matriks urea formaldehid. Komposit yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari serat daun nanas dengan variasi fraksi volume 20%, 30%, dan 40%, serta orientasi serat lurus dan anyaman. Proses pembuatan komposit dilakukan melalui perlakuan alkali menggunakan larutan natrium hidroksida (NaOH) untuk meningkatkan ikatan antara serat dan matriks. Pengujian tarik dilakukan menggunakan mesin uji tarik sesuai dengan standar ASTM D-638 untuk mengukur kekuatan tarik komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume serat berpengaruh positif terhadap kekuatan tarik, dengan komposit yang memiliki orientasi serat lurus mencapai nilai kekuatan tarik tertinggi sebesar 17,29 MPa. Analisis statistik menggunakan ANOVA menunjukkan bahwa baik fraksi volume maupun orientasi serat memiliki pengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik komposit. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan material komposit berbasis serat alam, khususnya serat daun nanas, yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi industri.

Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.