PENGARUH VARIASI PENDINGIN DAN PUTARAN SPINDEL DENGAN PAHAT CARBIDE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 37 PADA MESIN BUBUT KONVENSIONAL
Abstract
Teknologi dalam dunia manufaktur saat ini mengalami perkembangan yang semakin canggih, mengakibatkan permintaan produk semakin meningkat. Peran mesin bubut dalam dunia industri yaitu dapat membentuk suatu logam dalam skala besar seperti membut poros, pulley, benda berbentuk tirus, membuat lubang, dan membuat ulir. Penggunaan coolant sebagai media pendingin antara benda kerja dan alat potong, tidak hanya sebagai media pendingin melainkan juga sebagai pelumas terhadap gesekan pada sa at proses pengerjaan. Mata pahat carbide merupakan jenis pahat dengan berbahan material padat melalui proses yang namanya proses sintering dengan bahan pengikat serbuk karbida. Penggunaan baja ST 37 sebagai benda kerja mempunyai komposisi kimia karbon 0,5%, mangan 0,8%, dan silikon 0,3%, setara dengan baja AISI 1045. dengan kekerasan ± 170 HB dan kekuatan tarik 650–800 N/mm2 yang tidak memerlukan proses pelakuan panas sebelum digunakan. Seringnya terjadi ketidaksesuaian pada nilai kekasaran permukaan steel maka, dilakukan proses pembubutan dengan menggunakan variasi cutting fluid dan putaran spindel pada baja ST 37 dengan menggunakan mesin bubut konvesional untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memotong spesimen sesuai ukuran yang telah ditentukan dan dilakukan proses pembubutan dengan menambah variasi cutting fluid dan rpm yang telah ditetapkan. Setelah dilakukan proses pembubutan didapatkan hasil bahwa terbukti cutting fluid aloe vera dan radiator dapat mengurangi nilai kekasaran permukaan. Hasil kekasaran permukaan yang didapatkan setelah peroses pembubutan dengan cutting fluid aloe vera adalah 3.441 μm pada 700 rpm dan 2,127 μm pada 900 rpm. Adapun nilai kekasaran permukaan dengan cutting fluid radiator adalah 3,584 μm pada 700 rpm dan 2,779 μm pada 900 rpm. Hal itu disebabkan cutting fluid aloe vera adalah cutting fluid yang mempunyai nilai viskositas tinggi yang membuat nilai kekasaran permukanaan menjadi rendah dibandingkan cutting fluid radiator. putaran spindel yang tinggi juga mempengaruhi kekasaran permukaan benda kerja menjadi lebih halus.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
