PENGARUH VARIASI TEMPERATURE PRE-HEAT TERHADAP KEKERASAN ROCKWEL DAN STRUKTUR MIKRO PADA PENGELASAN SMAW BAJA SS400

Achmad Alfian Firmansyah, Priyagung Hartono, Unung Lesmanah

Abstract


Metode pemanasan awal melibatkan pemanasan suatu area sebelum pengelasan untuk mencegah perubahan suhu tiba-tiba yang berpotensi menurunkan kualitas produk akhir. Dengan menggunakan energi panas, elektroda dan bendakerja dilebur menjadi satu dalam proses penyambunganlogam dengan metode pengelasan SMAW. Lompatan ion listrik (katoda dan anoda) yang terjadi pada ujung elektrodadan permukaan material bertanggung jawab atas produksienergi panas setiap kali proses pengelasan dilakukan. Metodeyang digunakan dalalm penelitian ini adalah metodeeksperimental yang berupa kajian teoritis. Pengamatan pada benda yang akan di uji, dimana akan dilakukan pengujiankekerasan dan struktur mikro akibat variasi suhu preheating 120ᵒC, 130ᵒC,  150ᵒC, dan 160ᵒC terhadap pengelasanSMAW pada sambungan baja SS400. Hasil yang didapatkandari  penelitian tersebut yaitu nilai kekerasan daerah Weld Metal tertinggi terdapat pada variasi suhu 120ᵒC dengan nilai77,5 HRN, dan terendah pada variasi suhu 150ᵒC dengan nilai68 HRN. Kemudian untuk nilai kekerasan daerah HAZ tertinggi terdapat pada variasi suhu 120ᵒC dengan nilai 79,5 HRN, dan terendah pada variasi suhu 160ᵒC dengan nilai 59 HRN. Sedangkan nilai kekerasan logam ss400 tanpaperlakuan adalah 71,5 HRN. Sementara hal ini berlangsung, spesimen menjalani pemeriksaan struktur mikro, yang menunjukkan bahwa butiran yang terlihat terbatas pada feritdan perlit. Hal ini memberikan kesan bahwa sifat material spesimen agak fleksibel dan kokoh. Khusus pada variasi suhu120ᵒC kandungan ferlit dan perlitnya sangat halus sertamendominasi dan menjadikan logam pada variasi temperature tersebut realtif kuat, ulet dan sangat keras.

Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.