ANALISIS MIKROSTRUKTUR DAN KEKERASAN PADA PENGECORAN KUNINGAN DENGAN VARIASI PENAMBAHAN NIKEL DAN MEDIA PENDINGIN

Ole Aprizan, Unung Lesmanah, Ismi Choirotin

Abstract


Proses pengecoran logam adalah metode pembuatan produk yang dimulai dengan melarutkan logam dalam tungku peleburan dan kemudian menuangkan logam cair tersebut ke dalam cetakan yang sebelumnya telah dibuat berdasarkan pola yang diinginkan. Setelah itu, logam cair tersebut akan mengeras dalam cetakan dan kemudian dipindahkan dari cetakan untuk mendapatkan produk akhir. Proses pengecoran logam terdiri dari tiga bagian utama. Pertama adalah pembuatan cetakan, kedua adalah pembuatan inti, dan yang ketiga adalah proses pengecoran logam itu sendiri. Penelitian ini berfokus pada pengecoran logam kuningan dengan campuran nikel, tujuannya adalah untuk mencapai tingkat kekerasan dan kekuatan mekanik yang optimal pada produk akhirnya. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode eksperimen, di mana perubahan yang terjadi setelah manipulasi dapat diukur dan diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nikel pada campuran kuningan akan meningkatkan tingkat kekerasan. Dalam proses pendinginan menggunakan catting oil bromus, campuran dengan nikel 15% memiliki kekerasan tertinggi yaitu 176,7 HV, sementara dalam proses pendinginan menggunakan udara, campuran dengan nikel 15% juga mendapatkan kekerasan tertinggi yaitu 128,3 HV.Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa campuran nikel dalam proses pengecoran logam kuningan dapat meningkatkan kekerasan pada produk akhir, dan berbagai media pendinginan juga mempengaruhi tingkat kekerasan yang dihasilkan.
Kata Kunci: Mikrostruktur, Variasi Penambahan Nikel, Media Pendingin


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.