PENGARUH VARIASI PENYETINGAN ELASTISITAS PEGAS DAN WIPER POTENSIOMETER PADA VANE AIRFLOW METER TERHADAP PRESTASI MESIN BMW M40

Ibrahim Maula Allatif, Unung Lesmanah, Mochammad Basjir

Abstract


Sebuah mesin bensin pembakaran dalam dapat beroperasi secara efisien diperlukan penyetingan campuran bahan bakar terhadap udara yang presisi. Kuantitas bahan bakar dikontrol oleh durasi bukaan dari katup injektor yang memperoleh informasi kuantitas udara melalui sensor aliran udara atau airflow meter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyetingan wiper potensiometer dan elastisitas pegas pada vane airflow meter terhadap prestasi mesin BMW M40 yang mencakup torsi, daya, dan konsumsi bahan bakar spesifik, serta mengetahui variasi manakah yang menghasilkan prestasi mesin terbaik. Variasi penyetingan adalah Sudut 0° Elastisitas 10 Nm, Sudut 0° Elastisitas 14 Nm, Sudut 30° Elastisitas 10 Nm, dan Sudut 30° Elastisitas 14 Nm. Hasil penelitian ini didapat nilai torsi tertinggi sebesar 11.810 Kg.m, daya tertinggi sebesar 42.4175 kW, dan konsumsi bahan bakar spesifik terendah sebesar 0.3133 kg/kW.jam pada variasi Sudut 30° Elastisitas 14 Nm.

Full Text:

PDF Remote

References


S. Siswantoro, Lagiyono, “Analisa Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor 4 Tak Berbahan Bakar Campuran Premium Dengan Variasi Penambahan Zat Aditif,†Tek. Mesin, pp. 75–84, 2016.

N. F. Benninger and G. Plapp, “Requirements and performance of engine management systems under transient conditions,†1991, doi: 10.4271/910083.

R. Bosch, “Gasoline Fuel-Injection System K-Jetronic: Bosch Technical Instruction,†Gasol. Fuel-Injection Syst., vol. 4, p. 39, 2000.

M. Hazwi and P. H. et Al, “Studi Analisa Performansi Mesin - Sistem Pembakaran EFI Dan Karburator Pada Mesin Bensin,†J. Din., vol. 4, 2016.

O. Solomon, “Engine Running Lean vs Rich: Causes, Symptoms and Fixes,†2022. https://rxmechanic.com/lean-vsrich/#:~:text=Rich Fuel

Mixture Effects&text=It will lead to effects,occurring in the Combustion chamber. (accessed Jul. 20, 2022).

A. Nugroho and N. Khafid, “Pengaruh Variasi Ukuran Main Jet Karburator Dan Variasi Putaran Mesin Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Pada Sepeda Motor Honda Supra X 125,†Tek. Mesin UNISFAT,

A. R. Dhani and F. Majedi, “Performa dan Emisi Mesin Empat Langkah Berbahan Bakar Campuran Bioethanol dan Pertalite Dengan Variasi Timing Ignition,†JTT (Jurnal Teknol. Ter., vol. 5, no. 1, p. 7, May 2019, doi: 10.31884/jtt.v5i1.162.

M. T. Husodo, “Analisa Pengaruh Perubahan Pilot Jet Dan Main Jet Terhadap Performa Sepeda Motor Honda New Supra Fit 100 CC,†Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 2017.

W. D. Raharjo and Karnowo, Mesin Konversi Energi. Semarang: Universitas Negeri Semarang, 2008.

N. Soenarta and S. Furuhama, Motor Serba Guna. Jakarta: Pradnya Paramita, 1995.

W. Arismunandar, Penggerak Mula Motor Bakar, 5th ed. Bandung: ITB PRESS, 2002.

I. N. G. Wardana, Bahan Bakar & Teknologi Pembakaran. Malang: PT. Danar Wijaya-Brawijaya University Press, 2008.

T. Soetiari, Bahan Bakar dan PrsesProses Kimia Pembakaran. Malang:

Jurusan Mesin, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, 1990.

J. Jama and Wagiono, Teknik Sepeda Motor Jilid 1. Direktorat Pembinan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Sularso and K. Suga, Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta: Pradnya Paramita, 1994.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.