MODEL ALARM KEBAKARAN DENGAN SISTEM KOMPUTER MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER NODE MCU

Dzulkivi Adriansyah, Sugiono Sugiono, Bambang Minto Basuki

Sari


Alarm dapat juga didefinisikan sebagai pesan berisi pemberitahuan ketika terjadi
penurunan atau kegagalan dalam penyampain sinyal komunikasi data ataupun ada peralatan
yang mengalami kerusakan (penuruan kerja). Pada sistem pendeteksi kebakaran ada dua hal
yang harus diperhatikan yaitu panas dan tebalnya asap. Kedua komponen saling berkaitan antar
satu dengan lain, suhu pada ruangan (tempat) menunjukan adannya sumber api sehingga
diperlukan sensor untuk mendeteksi tingkat suhu yang terbaca dalam ruangan. Adapun sensor
yang digunakan adalah LM35 di mana perubahan suhu yang terdeksi oleh sensor pada ruangan
tersebut, akan dikonversi menjadi tegangan dan selanjutnya dibaca oleh kontroler untuk
mengetahui suhu yang dibaca. Perangakat lunak yang dirancang mampu melakukan proses
konversi sensor asap MQ7 dan sensor suhu LM35 melalui input ADC dan melakukan
perbandingan hasil suhu dan asap terhadap seting point untuk mengindikasikan adannya
kebakaran tiap ruangan, menyalakan buzzer melalaui driver dan mampu mengirimkan data ke
komputer.
Kata Kunci : Komputer, Sensor LM35, Sensor Asap MQ7


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.