Kesadaran Pajak, Self-Assessment System, dan Digitalisasi terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dengan Religiusitas sebagai Variabel Mediasi
Abstract
This study aims to analyze the influence of tax awareness, the self-assessment system, and digitalization on individual taxpayer compliance, with religiosity as a mediating variable. This study employs a quantitative approach using primary data obtained through the distribution of questionnaires to individual taxpayers who have used digital tax services in Malang City. A total of 106 respondents’ data were analyzed in this study. Data analysis employed SEM-PLS. The results indicate that tax awareness, the self-assessment system, and digitalization have a positive and significant effect on individual taxpayer compliance. Religiosity does not significantly influence individual taxpayer compliance and fails to mediate the relationship between tax awareness, the self-assessment system, and digitalization regarding individual taxpayer compliance. These findings indicate that taxpayer compliance is more directly influenced by factors such as tax awareness, the implementation of the tax system, and the convenience of digital tax services than by religiosity.
Keywords: Tax awareness, self-assessment system, digitalization, religiosity, individual taxpayer compliance.
Full Text:
PDFReferences
Afifudin, A. A., Badria, N. B., & Amanda, K. R. Y. (2023). Tax Morale: Tax Knowledge, Trust and Awareness of Indonesian MSMES Taxpayers During Post-Pandemic. In EBESSIC: Economics, Business, Entrepreneurship & Social Sciences International Conference (Vol. 2, No. 1).
Dinata, I. K. S., & Arsana, I. M. M. (2023). Pengaruh Self Assessment System , Pengetahuan dan Pemahaman Perpajakan serta Machiavellian terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. 19(2), 151–162. https://doi.org/https://doi.org/10.31940/jbk.v19i2.151-162
Ermawati, Y., Sonjaya, Y., Sutisman, E., & Sari, K. P. (2022). Peran religiusitas, sanksi pajak, pengetahuan perpajakan, dan kualitas pelayanan pajak dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak orang pribadi. 4(2018), 59–65. https://doi.org/10.20885/ncaf.vol4.art10
Fadilah, K., & Sapari. (2020). Pengaruh penerapan sistem e-billing , e-filing dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. 9(5). https://jurnalmahasiswa.stiesia.ac.id/index.php/jira/article/view/2886
Febriyanti, K. A., Afifudin, & Anwar, S. A. (2023). Pengaruh Kewajiban Kepemilikan NPWP, Pemahaman Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak Pribadi Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Malang Utara). 12(01), 675–684. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jra/article/download/20062/pdf
Hidayat, R., Nurbaiti, B., & Fachrian, Z. (2023). Influence of Tax Awareness and Knowledge Against the Compliance of Personal Tax Reporting with Religiosity as an Intervening Variable at the Auliya Insan Utama Foundation. 30(April), 111–123. https://doi.org/https://doi.org/10.31966/jabminternational.v30i1.623
Jahadu, J., & Santosa, H. P. (2024). Pengaruh Digitalisasi Pajak dan Technostress Terhadap Kepatuhan Wwajib Pajak Melalui Pengetahuan Internet pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Surabaya. 08(03), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.29040/jie.v8i3.14426
Manuain, D. W., Tuati, N. F., & Usman, H. (2024). Pengaruh Digitalisasi Pajak, Self Assessment System, dan Pengetahuan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada KPP Pratama Kota Kupang. 08(04), 1–10. file:///C:/Users/Hype GLK/Downloads/admin,+15656-48977-1-ED.pdf
Mardiana, D., Abdilah, & Rosida, S. A. (2025). Digitalisasi Sistem Perpajakan , Pengetahuan Pajak , dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak : Perspektif Mahasiswa Akuntansi di DKI Jakarta. 14, 1138–1147. https://doi.org/https://doi.org/10.33395/jmp.v14i1.14986
Mufarrokhah, S., Mawardi, M. C., & Nandiroh, U. (2024). Dampak Tax Planning, Digitalisasi Layanan Pajak, dan Religiusitas Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. 13(01), 107–115. file:///C:/Users/Hype GLK/Downloads/23879-66771-1-PB.pdf
Pradina, T., & Anggoro, R. (2024). The Influence of Psychological Cost, Religiosity, Love of Money, Education Level and Tax Socialization on Individual Taxpayer Compliace. 35(3), 193–203. https://doi.org/https://doi.org/10.53916/jam.v35i3.144
Prasetya, R. F. P., Afifudin, & Nandiroh, U. (2025). Pengaruh Pemahaman Perpajakan, Self Assessment System, Digitalisasi Pajak dan Penalty Rate Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. 14(01), 311–324. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jra/article/view/27160
Pratiwi, R. Y., & Sofya, R. (2023). Pengaruh Digitalisasi Pajak dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Pelaporan Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Kota Solok. 02(1), 146–154. https://jsn.ppj.unp.ac.id/index.php/jsn/article/view/91/58
Purnomo, Z. H. S. (2024). Mengupas Latar Belakang Penerapan Sistem Self assessment dalam Perpajakan. Pajak.Go.Id. https://pajak.go.id/en/node/106844
Putri, Usman, Mapparenta, M., & Sariska, E. (2025). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Penerapan Sistem E-Filling Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Kabupaten Sidrap. 6(2), 1051–1058. https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/ecotal/article/view/2649
Rois, A., & Asyik, N. F. (2022). pengaruh self assessment system, pemeriksaan pajak, pengetahuan pajak, dan saksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. 11(5), 21. https://jurnalmahasiswa.stiesia.ac.id/index.php/jira/article/view/4526
Siregar, A. F., Nasution, M., Astuti, Y. A., & Gani, A. (2025). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak Orang Pribadi Terhadap Kepatuhan dalam Pelaporan SPT Tahunan ( Studi Kasus di Kementerian Agama Kota Medan ). 19(1), 287–296. https://journal.dharmawangsa.ac.id/index.php/juwarta/article/view/5864/pdf
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. ALFABETA BANDUNG.
Syadat, F. A., & Irwansyah, I. (2024). Pengaruh Digitalisasi dan Perilaku Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Karyawan PT . BNI ( Persero ) Tbk Divisi Retail Collection & Recovery di Jakarta Tahun 2023. 4(3), 283–292. https://doi.org/https://doi.org/10.31334/jiap.v4i3.3846
Syaiful, S., & Syifaussa’adah, R. (2025). Pengaruh Penerapan E-Filling, Religiusitas, Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. 5(1), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.30595/raar.v5i1.26210
Utami, A. F., & Andriani, S. (2024). Self Assessment System , Pengetahuan , Dan Sanksi Pajak Berpengaruh Terhadap Kepatuhan Pajak Dengan Religiusitas Sebagai Variabel Moderasi. 7(2), 295–312. https://doi.org/10.32662/gaj.v7i2.3518
Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A Theoretical Extension of the Technology Acceptance Model: Four Longitudinal Field Studies. februari, 184–204. https://doi.org/10.1287/mnsc.46.2.186.11926
Wibowo, A. S., Karamoy, H., & Lambey, R. (2022). The effect of self-assessment system and tax knowledge on individual taxpayer compliance. 203–209. https://doi.org/https://doi.org/10.38142/jogta.v1i2.488
Wildan, M. (2024). Rasio Kepatuhan Melaporkan SPT Tahunan Meningkat Jadi 88 Persen. News.Ddtc.Co.Id. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1799607/rasio-kepatuhan-melaporkan-spt-tahunan-meningkat-jadi-88-persen
Refbacks
- There are currently no refbacks.
e_Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi is indexed by:
e_Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License


